Kutim

Beraksi dengan Telanjang Bulat, Maling di Kutim Bobol 8 TKP

Kaltimtoday.co, Sangatta – Warga Kutai Timur (Kutim), khususnya di Sangatta Utara dibuat geger. Muncul berita jika ada maling yang memakai ilmu hitam. Karena setiap menjalankan aksinya dilakukan sembari telanjang bulat.

Berawal adanya video rekaman CCTV dari lokasi pelaku beraksi. Dalam aksinya, pelaku sama sekali tidak memakai pakaian sehelai pun. Ia tampak berkeliling di salah satu tempat mencari barang yang bisa diambil. Terlihat pula pelaku mengambil kabel dan beberapa alat elektronik.

Baca juga:  Perpanjangan PPKM Level 4 di Kutim, Legislator Gerindra: Fokus Kendalikan Kasus

Pelaku menjalankan aksinya pada malam hari dengan cara merusak pintu, jendela atau gembok. Kemudian barang hasil curian dijual ke pedagang besi tua di wilayah Sangatta. Ada sekitar 8 TKP yang berhasil dibobol pelaku.

Kini pelaku sudah berhasil diringkus. Satreskrim Polres Kutim menangkap pelaku pada Sabtu (25/9/2021) malam. Penangkapan dilakukan di rumah kontrakan pelaku di Sangatta Utara.

“Pelaku adalah spesialis pembobol rumah. Baik yang kosong maupun ada orang di rumah tersebut,” ucap Kapolres Kutim, AKBP Welly Djatmoko.

Dari keterangan polisi, aksi pencurian yang dijalankan IR (32) sejak Maret lalu. Ada 8 tempat yang dibobol pelaku. Mulai dari workshop, rumah, warung dan cafe. Sasaran utama adalah mengambil alat-alat bangunan.

“Terlihat dari barang bukti, ada mesin gerinda, ketam, crane dan travo,” sebut AKBP Welly.

Baca juga:  Dinsos Kutim Salurkan Rp2,8 M kepada 288 Ahli Waris Pasien Covid-19

Karena aksinya yang selalu telanjang bulat, kuat dugaan jika pelaku memakai ilmu hitam. Tapi karena IR adalah residivis, maka gerak dan langkahnya mudah tercium oleh tim Satreskrim Polres Kutim.

“Ini yang keempat kalinya pelaku kami tangkap. Setelah menerima laporan dari korban Sabtu pagi. Kami sudah langsung bisa identifikasi dan malamnya langsung tertangkap,” tutupnya.

[El | NON]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker