Kukar

Beri Komentar Negatif di Media Sosial Terkait Laka Anggota Satpol PP, Seorang Pengacara Diamankan Polres Kukar

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mengamankan seorang pengacara berinisial I. Dia diduga berkomentar negatif di media sosial terkait meninggalnya anggota Satpol PP Kukar karena kecelakaan, Kamis (20/05/2021).

Dalam tulisan komentar pada akun Facebook bernama Iwan Gazali menyebutkan “Itu upahnya kalau jadi Polisi Pamong Praja alias Satpol arogan dengan warga”.

Baca juga:  4801 Masyarakat Kukar Terima Bantuan Sosial Tunai

Mengenai hal ini, Kapolres Kukar, AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Kasat Reskrim, AKP Herman Sopian menuturkan, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satpol PP Kukar untuk memberikan pengaduan.

Setelah menerima surat pengaduan dari pelapor, tak butuh waktu lama pihaknya langsung mengamankan I sebagai terlapor.

“Kenapa kami amankan, karena menjaga hal-hal yang tak diinginkan dari pihak lain karena postingan terlapor,” kata pria yang akrab disapa Herman.

Terkait alasan apakah terlapor pernah mengalami tindakan tak mengenakan dari Satpol atau sebagainya. Herman menuturkan, masih perlu pendalaman lebih lanjut. Karena mengangkut UU ITE pasal 27 dan 28 maka dilakukan pendalaman termasuk saksi-saksi yang ikut berkomentar dan pendapat para ahli.

Baca juga:  Diskusi Santai Bupati Kukar, Usung Tema Kebijakan Pemerintah dan Solusinya

Terlapor, tambah Kasat, kami pulangkan karena sudah 1×24 jam. Meski begitu penyelidikan terus dilanjutkan serta meminta keterangan dan pendapat para ahli. Jika kalimat yang lontarkan di media sosial memenuhi unsur pasal ITE maka akan gelar perkara kembali.

“Jika memenuhi unsur pasal ITE kami akan tindak tegas, sesuai perintah bapak Kapolres bahwa segala tindak pidana harus diproses dengan proporsional,” tegasnya.

Baca juga:  Diskominfo Kukar Kembali Gelar Bimtek KIM, Kabid PKP Sebut sebagai Jembatan Arus Informasi Masyarakat

Herman mengimbau kepada masyarakat agar jangan berkomentar atau memberikan berita yang memang tidak tau yang ujung-ujungnya jadi hoaks atau bohong. Sebab dapat menyalahi UU ITE karena menyebarkan berita bohong kepada masyarakat luas.

Selanjutnya, apabila mengetahui atau membaca di media sosial agar jangan main hakim sendiri tetapi dilaporkan ke aparat kepolisian. Bisa ditindaklanjuti sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

[SUP | NON]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close