Daerah
Dishub Inisiasi Ramp Check Nataru, Temukan Alat Keselamatan Rusak di Kapal Penumpang Rute Samarinda-Melak
Kaltimtoday.co, Samarinda - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda memastikan kesiapan angkutan sungai dengan melakukan ramp check di sejumlah dermaga utama. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi air selama periode akhir tahun.
Ramp check dilaksanakan pada Selasa (16/12/2025) di dua titik strategis, yakni Dermaga Mahakam Ulu di Kecamatan Sungai Kunjang dan Dermaga Mahakam Ilir di kawasan Samarinda Kota. Kegiatan tersebut melibatkan Dishub Samarinda, Dishub kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, serta unsur Polairud, dengan fokus utama pada kelengkapan dan kondisi alat keselamatan kapal.
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan agenda rutin setiap menghadapi momentum besar seperti Nataru dan Lebaran. “Pagi hari ini kami bersama teman-teman dari Dishub Kaltim dan Polairud melakukan pengecekan kesiapan angkutan sungai dalam rangka Nataru,” ujarnya.
Di Dermaga Mahakam Ulu, petugas melakukan pemeriksaan terhadap dua kapal penumpang antarkabupaten, yakni kapal Akbar Amanda 04 dengan rute Samarinda–Long Bagun dan kapal Putra Mahakam Indah yang melayani rute Samarinda–Melak. Dari hasil pengecekan, ditemukan beberapa alat keselamatan yang kondisinya sudah tidak layak pakai.
Pada kapal Putra Mahakam Indah, petugas menemukan tiga life jacket dalam kondisi robek serta satu ring buoy yang sudah pecah. Meski demikian, secara keseluruhan jumlah alat keselamatan di kapal tersebut masih dinilai mencukupi sesuai ketentuan.
“Yang kami temukan tiga life jacket dan satu ring buoy kondisinya tidak baik. Tapi secara jumlah dan kualitas masih cukup sehingga kapal tetap bisa berangkat,” kata Manalu.
Sementara itu, pada kapal Akbar Amanda 04, Dishub juga menemukan beberapa life jacket yang sudah tidak layak digunakan. Namun, kondisi keselamatan secara umum dinilai masih aman.
“Untuk kapal Akbar Amanda 04 yang menuju Long Bagun, jumlah dan kualitas life jacket serta ring buoy sudah cukup bagus. Yang rusak langsung kami minta diturunkan ke darat dan tidak digunakan,” jelasnya.
Manalu menegaskan, ramp check tidak dimaksudkan sebagai bentuk penindakan semata, melainkan langkah pencegahan agar potensi kecelakaan dapat ditekan sejak dini. Dengan pemeriksaan rutin, pihaknya berharap operator kapal semakin sadar akan pentingnya menjaga standar keselamatan.
“Kami berharap angkutan sungai pada Nataru tahun ini tidak terjadi musibah atau kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa keselamatan transportasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga operator dan pengguna jasa. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci agar perjalanan selama libur akhir tahun berjalan aman dan nyaman.
Selain di Mahakam Ulu, tim gabungan juga melakukan pengecekan di Dermaga Mahakam Ilir, tepatnya di kawasan depan Pasar Pagi Samarinda. Di lokasi tersebut, petugas memeriksa operasional speedboat serta kapal penumpang dan barang yang melayani rute menuju Kutai Barat.
[RWT]
Related Posts
- Komisi III Soroti Akar Masalah Banjir, PUPR Diminta Perkuat Infrastruktur Dasar 2026
- Pemprov Kaltim Dorong Perusda Kelola Penggolongan Jembatan Sungai Mahakam
- Polisi Masih Dalami Motif Dugaan Penikaman di Jalan Otto Iskandardinata.
- Persoalan Estetika Bangunan, Dinas PUPR Samarinda Akui Belum Pertimbangkan Kemungkinan Tempias Hujan di Pasar Pagi
- Rumah PNS di Samarinda Dibobol Maling, Berhasil Kuras Tabungan Rp 82 Juta Bermodal Kunci Duplikat









