Bontang

Disnaker Minta PT Wika Klarifikasi Soal Pernyataan Tenaga Lokal Bontang Tidak Mampu Bekerja

Kaltimtoday.co, Bontang – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang meminta PT Wika untuk mengklarifikasi pernyataan pihaknya yang menyebutkan bahwa tenaga lokal Bontang dinilai tidak mampu bekerja. Hal tersebut disampaikan Kepala Disnaker Bontang, Abdu Safa Muha usai memanggil PT Wika, Rabu (25/5/2022).

“Saya minta dia (PT Wika) untuk melakukan klarifikasi terhadap pernyataan yang menganggap bahwa tenaga kerja lokal itu tidak mampu, itu dua kata kunci yang saya minta ke PT Wika,” kata Abdu Safa Muha.

Baca juga:  Harap Beresabar! Insentif Nakes Bontang Baru Dianggarkan di APBD Perubahan 2021

Menurutnya, ada perusahaan yang melakukan rekrutmen tidak melalui Disnaker, dan hal itu merupakan pelanggaran. Sehingga Abdu Safa Muha meminta rekruitmen tanpa melalui Disnaker itu dihentikan.

“Kalau teknisnya memang di perusahaan, tapi fasilitasnya di kami (Disnaker),”ujarnya.

Nah, rekrutmen yang tidak melalui Disnaker itu, kata Safa yakni melalui mandor. Dia pun meminta perusahaan menghentikan, karena tidak ada dasar hukumnya. Karena mandor bukan badan usaha.

“Itu saya larang, mulai hari ini tidak ada lagi mandor merekrut, karena Perda nya sudah sangat jelas,”imbuhnya.

Baca juga:  Dukung Pelestarian Lingkungan, PWI Bontang Inisiasi Penanaman Seribu Mangrove 

Adapun pekerja yang sudah bekerja melalui mandor, kata Safa, untuk tidak dihentikan. Namun, ke depan, mandor tak boleh lagi merekrut pekerja. PT Wika dan PT KAN diminta Safa untuk transparan dalam melakukan perekrutan tenaga kerja, baik skill, maupun non skill.

“Karena baru ketahuan sekarang, jadi saya tegaskan untuk mandor tidak merekrut lagi pekerja. Jadi saya minta PT Wika dan PT KAN memberdayakan tenaga-tenaga lokal,” ujarnya.

Manager Project PT. WIKA, Hadi Prasetyo meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi ditengah masyarakat Kota Bontang.

Baca juga:  Terkendala Cuaca Buruk di Hari ke-3, Pencarian Korban Laka Laut Dilanjut Hingga 7 Hari

“Kami meminta maaf atas kejadian ini kepada masyarakat Kota Bontang, karena telah menyinggung perasaan pekerja lokal dan terkait rekrutmen pekerja dari luar daerah, kami mengakui 20 pekerja didatangkan setelah rekrutmen 40 orang pekerja lokal,”bebernya.

Pihaknya akan mengevaluasi dengan subkontraktor dan dalam waktu dengan ini pihaknya akan membuka lowongan kerja.

“Tentu kali ini kami akan membuka lowongan pekerjaan melalui Disnaker Kota Bontang,”jelasnya.

[RIR |NON | ADV DISKOMINFO BONTANG]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker