Advertorial
Dispar Kukar Genjot Kapasitas SDM Pariwisata dan Ekraf Lewat Workshop dan Sertifikasi
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) memberikan perhatian lebih terhadap pembinaan sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf) melalui pelatihan, workshop hinga sertifikasi.
Pada 2025 ini, tercatat ada lima sub kegiatan di Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekraf Dispar Kukar. Kegiatan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, dengan berbagai macam pelatihan.
“Tahun ini ada beberapa kegiatan pengembangan SDM nya yang tersebar di lima sub kegiatan yang ada di dalam dokumen anggaran kami,” kata Kabid Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekraf Dispar Kukar, Antoni Kusbiantoro.
Pembinaan tersebut mencakup, pengembangan kapasitas sumber daya manusia berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pariwisata dan ekraf. Selanjutnya, sertifikasi videografi dan resepsionis.
Berikutnya, workshop video kreatif dan konten kreatif marketing agar mampu membuat video promosi yang menarik ditonton di media sosial. Lalu, workshop marketing dengan mengoptimalkan peran media sosial sebagai sarana penting mempromosiki produk dan potensi wisata.
“Tahun ini workshop kita fokus 6 sub sektor, 3 sektor unggulan dan 3 sektor potensial. Seni pertunjukan, kuliner, dan kriya jadi sektor unggulan, serta fotografi, film animasi video dan musik jadi sektor potensial. Itu kegiatan kita di tahn 2025 ini,” ujarnya.
Antoni menyebutkan, setiap pelatihan kouta yang disiapkan sebanyak 40 orang. Pesertanya tak difokuskan di Tenggarong, melainkan mencakup seluruh kecamatan di Kukar.
“Pelatihannya akan kita mulai di bulan Mei secara bertahap,” tandasnya.
[RWT | ADV DISPAR KUKAR]
Related Posts
- Rencana Buka Prodi Baru Tak Mudah, Unikarta Terkendala SDM dan Infrastruktur
- Dua Segmen Teras Samarinda Tahap II Molor, Dinas PUPR Terapkan Denda Harian
- Deposit Judi Online Capai Rp 36 Triliun, Transaksi Kini Banyak Beralih ke QRIS
- Wali Kota Samarinda Tegaskan Dana Probebaya 2026 Tetap Utuh, Skema 60:40 Bukan Pemotongan
- Masalah Ekonomi, Bapak Tiga Anak di Tenggarong Curi Tabung Gas untuk Penuhi Kebutuhan Sehari-hari








