Kutim

Dongkrak PAD, DPRD Kutim Dorong Pemerintah Maksimalkan Pajak Parkir

Kaltimtoday.co, Sangatta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timut (Kutim) mendorong pemerintah Kutim memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya, yang bersumber dari pajak parkir.

Hal tersebut dilakukan melalui usulan anggota DPRD Kutim, Hepnie Armansyah. Legislator asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut melihat adanya potensi PAD yang besar dari sektor perparkiran.

Baca juga:  Soroti TKA di Kutim, Hasbullah: Jangan Sampai Lolos Pajak

Menurut Hepnie, PAD di wilayah Kutim sedikit tertinggal dengan beberapa daerah lain yang luas wilayahnya lebih kecil. Namun, mereka dinilai memiliki PAD yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Ironisnya, wilayah Kutim yang sangat luas, seharusnya memiliki potensi PAD yang besar.

“Misal, retribusi parkir di Pasar Induk Sangatta dan Pasar Sangatta Lama. Dari kedua tempat tersebut jika benar-benar dikelola dengan baik oleh pemkab serta diawasi secara kontinu, maka hasilnya akan besar,” ujar Hepnie saat ditemui awak media beberapa hari lalu.

Hepni juga menambahkan, retribusi di pasar tersebut pernah berjalan, namun hanya sebentar. Sehingga tidak dapat mempengaruhi peningkatan PAD Kutim.

Dia juga menyampaikan selain di pasar, retribusi parkir dapat diterapkan di tempat-tempat umum di sekitar wilayah Kutim.

“Seperti rumah sakit umum daerah (RSUD) atau tempat-tempat hiburan juga bisa dimaksimalkan dalam pengelolaannya,” jelas Hepnie.

Baca juga:  Resmi Dilantik Jadi Ketua DPRD, Joni Sebut Perubahan Pasti Ada!

Hepnie menyebutkan, PAD dapat mengurangi ketergantungan terhadap dana perimbangan. Dalam hal itu, untuk menyiasatinya, pemkab dapat meningkatkan PAD dari segala sektor termasuk retribusi parkir.

“Jika pemkab ingin fokus meningkatkan PAD, Kutim ini merupakan wilayah strategis untuk hal itu. Hampir di segala sektor dapat ditarik retribusinya,” pungkas Hepnie.

[El  | NON | ADV DPRD KUTIM]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close