Advertorial
DPMPTSP Kaltim: Aksesibilitas dan Kurasi, Dua Kendala Utama Kemitraan UMKM di Daerah

Kaltimtoday.co, Samarinda - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Puguh Harjanto menyadari bahwa sejauh ini, kemitraan antara pelaku usaha besar dengan UMKM dan koperasi memang belum maksimal. Pihaknya melihat ada beberapa kendala yang mempengaruhi hal tersebut.
Salah satunya adalah aksesibilitas. Tidak semua usaha besar dan UMKM terhubung sempurna di sistem Kementerian Investasi/BKPM, meskipun sebagian sudah terintegrasi.
"Tapi di sisi lain, kami juga mendorong bahwa ada beberapa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang diwajibkan untuk bermitra. Ini perlu difasilitasi," ungkap Puguh, Selasa (17/10/2023).
Kemudian, yang menjadi salah satu PR ke depan adalah bagaimana cara untuk mengkurasi UMKM-UMKM yang ada di suatu daerah. Menurut Puguh, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait bisa melakukan kurasi tersebut.
"Misalnya, kita lihat jumlah pelaku usaha di Kaltim yang ada di Online Single Submission (OSS) sekitar 46 ribu. Nah dari situ bisa dikurasi, pelaku usaha mana yang siap untuk bermitra," sambungnya.
Kendala berikutnya, memang ada beberapa pelaku usaha besar yang belum ada rencana untuk menjalani kemitraan dengan UMKM dan koperasi. Alasannya, pelaku usaha besar mungkin lebih memilih kontrak yang punya nilai besar dan bisa dilelang.
"Kalau program kemitraan antara pelaku usaha besar dengan UMKM dan koperasi ini bisa, investasi Kaltim bisa mengakselerasi naik kelasnya UMKM di Kaltim," tambah Puguh.
Tercatat ada 51 perusahaan di Kutai Kartanegara (Kukar) yang sepakat untuk menjalankan kemitraan dengan pelaku UMKM dan koperasi. Yakni 24 perusahaan dari sektor pertambangan, 16 perusahaan dari sektor perkebunan, dan 11 perusahaan dari jasa lainnya.
Data-data perusahaan tersebut sudah diakurasi oleh DPMPTSP Kukar. Puguh menyebut, pihak DPMPTSP Kukar juga sudah melakukan koordinasi mengenai program kemitraan ini.
"Mereka (perusahaan) juga sudah bersedia untuk bermitra dengan UMKM. Sektor-sektor perusahaannya juga memang yang berjalan di Kukar," tandasnya.
[RWT | ADV DPMPTSP KALTIM]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Bengkel Siaga Haka Auto Siap Layani Pelanggan Selama Libur Mudik Lebaran 2025
- KPK Undur Batas Akhir LHKPN 2024 hingga 11 April 2025 karena Libur Idulfitri
- Tiga “THR” dari Gubernur Kaltim untuk Masyarakat: Pemutihan Pajak, Tiket Wisata Gratis, dan Sewa Kios Nol Rupiah
- Dinilai Janggal, PUPR Rincikan Proyek Rehabilitasi Gedung DPRD Kaltim Senilai Rp55 Miliar
- Dari Rumah Sakit ke Panggung Politik: dr. Aulia dan Jejak Dokter Jadi Kepala Daerah di Kaltim