Opini

IKN Jangan Hanya Cangkrukan Kaum Tua

Oleh: Sulthan (Ketua OKK Gerakan Milenial Kaltim)

Pembahasan mengenai Kalimantan Timur sebagai lokasi Ibu kota Negara (IKN) baru terus menjadi obrolan berbagai kalangan, khususnya masyarakat Kaltim. Hal ini terjadi sejak Presiden Jokowi menetapkan Kaltim sebagai wilayah IKN baru.

Pada dasarnya, euforia atas hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar, sebab keputusan atau kebijakan pemindahan Ibu kota negara itu sendiri merupakan peristiwa bersejarah bangsa, terlebih Kalimantan Timur.

Bila diperhatikan dengan saksama, sekian bulan sejak penetapan Bumi Etam sebagai IKN, obrolan-obrolan mengenainya tetap mendapat porsi perhatian utama oleh berbagai kalangan masyarakat Kaltim. Bahkan, segala hal mengenai kejadian-kejadian yang terjadi di Kaltim seringkali dihubung-hubungkan dengan IKN oleh beberapa kalangan. Banjir salah satu contohnya.

Ibu Kota Negara (IKN) Baru beserta segala hal yang terkait dengannya memang menjadi sesuatu yang seksi bagi masyarakat Kalimantan Timur sejauh ini. Namun, dibalik keramaian tersebut, sepertinya ada yang luput dan terlupakan. Pemuda atau generasi milenial. Maksudnya, bukan luput dalam hal euforia-euforia itu. Namun luput dilibatkan dalam berbagai dialog, seminar atau rapat-rapat yang dilakukan oleh pemangku kebijakan daerah.

Lihat saja, sejauh ini; dialog, seminar atau rapat-rapat mengenai IKN itu selalu disesaki oleh kaum tua serta kaum elit. Sangat disayangkan sebenarnya, di satu sisi pemerintah pusat hingga lurah di sana-sini teriak “kita sedang menghadapi era bonus demografi. Pemuda atau generasi milenial harus blablabla.” Lha, kok ada IKN begini malah dijadikan penonton tanpa diajak berdialog atau diajak berbicara mengenai rencana, tantangan serta peluang dimana kaum muda bisa mengambil peran. Sekali lagi, sayang sekali obrolan-obrolan berisi dan bernutrisi mengenai IKN itu hanya jadi bahan cangkrukan kaum tua.

*) Opini penulis ini adalah tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi kaltimtoday.co

Facebook Comments

Tags

Related Articles

Back to top button
Close