Balikpapan

Kasus Covid-19 Naik, Balikpapan Kembali Masuk Zona Merah dan Terapkan PPKM

Kaltimtoday.co, Balikpapan – Rahmad Mas’ud mengumumkan Balikpapan kembali masuk Zona Merah setelah mengalami lonjakan kasus Covid-19. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Balikpapan usai rapat Forkopimda, Rabu (2/2/22). 

“Dari (Satgas Covid-19) Provinsi (Kaltim) kita sudah ditetapkan zona merah,” ujar Rahmad Mas’ud. 

Baca juga:  Laksanakan GERAKAN BISA, Hetifah Harap Balikpapan jadi Tujuan Wisata MICE Dunia

Orang nomor satu di Balikpapan tersebut mengungkapkan, dalam tiga hari terakhir, kasus Covid-19 di Kota Minyak melonjak sangat tinggi. Yaitu pada Minggu sebanyak 13 kasus, Senin sebanyak 23 kasus dan Selasa sebanyak 40 kasus.

Untuk mencegah penularan Covid-19 semakin meluas, lanjut Rahmad Mas’ud, pihaknya akan mengeluarkan surat edaran terkait pembatasan kegiatan di masyarakat.

“Melalui rapat Forkopimda tadi, tentunya kami akan mengeluarkan beberapa surat edaran dan pemberlakukan terhadap kegiatan di masyarakat,” ucapnya.

Adapun untuk ketentuan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah serta semua kebijakkan pembatasan, mengikuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

“Termasuk juga PTM nanti, hari ini juga akan dikeluarkan surat edaran. Yang jelas kami mengikuti instruksi dari Kemendagri,” ujarnya.

Baca juga:  Aplikasi Si Perban Bantu Pelayanan RSUD Bontang Hindari Penyebaran Covid-19

Menurutnya, pencegahan harus harus diutamakan daripada mengobati. Walaupun tidak ada penutupan, jika nanti ada kasus di sekolah, kelasnya yang akan ditutup selama lima hari.

“Jadi tidak akan ditutup (sekolah), tapi ada pembatasan,” ujarnya.

Selain itu, dia menambahkan, bagi siswa yang belum mendapatkan vaksinasi dua kali, juga tidak diizinkan untuk mengikuti PTM.

[RWT | SR]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker