BalikpapanHeadline

Kasus Covid-19 Semakin Parah, Balikpapan Bersiap Terapkan PPKM

Kaltimtoday.co, Balikpapan – Dalam beberapa hari terakhir, laporan mengenai penuhnya rumah sakit semakin banyak bermunculan.

Berdasarkan rilis harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan disebutkan bahwa pada Rabu (13/1/2021) kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah sebanyak 121 kasus. 85 kasus yang menyelesaikan isolasi, dan 1 kasus yang meninggal dunia.

Baca juga:  Hanya Samarinda dan Kukar Dapat Jatah Vaksin Covid-19 Sinovac Tahap Pertama, Berikut Penjelasan Dinkes Kaltim

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, ketersediaan tempat tidur di ruang isolasi dan ICU untuk pasien Covid-19 semakin menipis, hingga mengakibatkan salah satu rumah sakit di Balikpapan terpaksa harus merawat salah satu pasien di lorong.

“Saat ini kita sudah berkordinasi dengan pihak rumah sakit terkait, dan akan kami tindak lanjuti secepatnya”, ujarnya menjelaskan.

Baca juga:  Covid-19: Antara Sunnatullah, Aqidah dan Syariah

Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty menambahkan, bahwa saat ini beberapa rumah sakit di Balikpapan sudah menjalankan arahan dari Kementrian Kesehatan agar menambahkan kapasitas tempat tidur dan ruangan sebanyak 30%.

“Ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di Balikpapan saat ini sebanyak 429 yang sebelumnya sebanyak 333, dan per hari ini sudah terisi sebanyak 393. Untuk di Ruang ICU sudah ada 37 tempat tidur dan tersisa 2 tempat tidur,” kata Andi Sri Juliarty.

Dengan situasi lonjakan kasus yang terus meningkat dan menipisnya kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit bagi pasien Covid-19, maka Rizal Effendi selaku Wali Kota dan Ketua Satgas Covid-19 Kota Balikpapan akan segera memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021.

Baca juga:  Badan POM, MUI, dan Para Ahli Janji Kawal Vaksin Covid-19

“Sebelum menerapkan PPKM, kami akan berkoordinasi dengan pelaku usaha termasuk pihak pusat perbelanjaan, dan mengevaluasi peraturan mengenai kegiatan agama serta jam malam. Jika sudah ada kesepakatan bersama, maka PPKM sudah mulai bisa diterapkan hari Jum’at,” tutupnya.

[TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close