Samarinda

Kepala DPMPTSP Kaltim bersama Tim Sinergis Tinjau Jalan Rusak Akibat Aktivitas Tambang di Poros Samarinda-Bontang-Sangatta

Kaltimtoday.co, Samarinda – Bersama tim sinergis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Puguh Harjanto melaksanakan tinjauan penanganan jalan rusak, Senin (14/6/2021). Turut serta dalam kunjungan tersebut Kasi Penanaman Modal, Budi Santoso.

Kerusakan jalan diduga akibat aktivitas kendaraan pengangkut batu bara yang lalu lalang. Lokasi pembenahan berada di ruas jalan Samarinda – Bontang – Sangatta.

Baca juga:  Niat Pertahankan Sisi Sejarah, Wali Kota Samarinda Langgar Permen PUPR untuk Renovasi Rumah Ibadah

Sejumlah segmen jalan nasional pun rusak di kawasan itu. Informasi yang dihimpun DPMPTSP Kaltim, untuk memperbaiki jalan tersebut akan dibangun proyek multiyear contract (MYC), yang diproyeksi selesai pada 2022.

Perbaikan akan dimulai dari Simpang Lempake Samarinda hingga menuju Sungai Santan, Kutai Timur.

“Dari rehabilitasi minor dan mayor, hingga pengerjaan konstruksi rigid (pengerasan jalan dengan semen) oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kaltim,” kata Puguh dalam siaran persnya.

Sedangkan penanganan masalah banjir, tim sinergis berencana membuat jalan shortcut atau jalan pintas. Drainase di ruas jalan itu dialirkan menuju Bendungan Benanga, kemudian mengarah ke Sungai Karang Mumus (SKM). Pengerjaan proyek ini akan dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kaltim.

Perbaikan akan dimulai dari Simpang Lempake Samarinda hingga menuju Sungai Santan, Kutai Timur.

“Terkait aktivitas tambang akan ada pembuatan 5 kolam retensi untuk menampung aliran run off dan lumpur di sisi kanan jalan nasional Tanah Datar,” tulisnya.

Selain itu, tim sinergis juga memperhatikan keselamatan pengendara di ruas jalan yang akan diperbaiki. Pihaknya akan melakukan pengadaaan instrumen berupa rambu-rambu, penerangan jalan umum (PJU), marka jalan, dan lainnya.

“Dalam proses pengerjaan MYC ini, akan ada pengalihan jalan angkutan dan juga sistem buka tutup jalan nasional. Demi menghindari kemacetan panjang. Kegiatan ini akan ditangani oleh Balai Pengelola Transportasi Darat Kementerian Perhubungan dan Dirlantas Polda Kaltim,” terang Puguh.

Sebagai informasi tambahan, ruas jalan segmen Santan – Bontang – Sangatta akan ada program preservasi dan pemeliharaan jalan tahun 2021 juga penanganan longsoran kiri dan kanan jalan.

Baca juga:  Jangan Risau, Ini 6 Altrnatif TPS di Palaran

Program padat karya penguatan saluran air kiri dan kanan jalan dengan tenaga kerja lokal. Pelaksanaan revitalisasi jalan Samarinda – Bontang – Sangatta ini akan berlangsung secara bertahap dan ditargetkan akhir tahun 2022 jalan nasional Samarinda-Bontang-Sangatta akan rampung perbaikannya.

“InsyaAllah ruas Samarinda – Muara Badak akan segera diperbaiki, tapi yang lebih penting penyebab rusak diatasi supaya tidak rusak lagi. Ayo bersama jaga fasilitas publik. Peduli untuk Kaltim Berdaulat,” tutup Puguh.

[MA | RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close