Kukar

Lepas 50 Santri Hafidz, Pemkab Kukar Harap Jadi Pengajar Al-Qur’an di Desa

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Program 1 desa 1 hafizd yang digalakkan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berjalan sesuai harapan. Pada angkatan kedua, 50 santriwan dan satriwati tahfidz Al Qur’an di wisuda.

Bupati Kukar, Edi Damansyah menghadiri pelaksaan wisuda di Majid Al Anshor, Kecamatan Tenggarong pada Senin (25/10/2021).

Baca juga:  Jaga Produktivitas Petani, DPRD Kukar Bentuk Pansus RTRW Kawasan Pertanian

Daman sapaannya mengatakan, pengelola program menyampaikan ada santri yang hafal sampai 30 juz Al-Qur’an. Alhamdulillah program pemerintah ini berjalan dengan baik.

“Hari ini yang di wisuda sebanyak 42 santri karena 8 lainnya sudah diterima di perguruan tinggi ilmu Al Qur’an Jakarta. Mereka mendapatkan beasiswa Kukar Idaman,” kata Daman.

Latar belakang program ini, harapannya anak-anak yang mengikuti kelak dapat aktif di masjid untuk menyiapksan Sumber Daya Manusia (SDM) dari sisi keagamaan. Sehingga pembelajaran Al Qur’an di wilayah setempat meningkat.

Daman berpesan, para wisudawan atau wisudawati jika kembali ke desanya masing-masing wajib membuka rumah belajar Al Qur’an untuk mengajar ngaji. Sebab ilmu yang didapatkan harus dibagikan kepada sesama.

Baca juga:  Pendaftaran BPUM di Kukar Sudah Dibuka, Segera Koordinasi dengan RT Setempat

“Diawali lingkungan kelurga dan lingkungan setempat. Saya berharap ada kontribusi wisudawan,” pesan Daman.

Kendati, dari 18 kecamatan ternyata masih ada juga yang belum mengirimkan perwakilannya. Tentu sangat disayangkan, karena kegiatan ini bentuk pemerintah mendukung pengembangan spiritual keagamaan.

“Harapannya dari 18 kecamatan semuanya mengirim tapi masih yang belum. Kendalanya belum tersampaikan ke masyarakat. Jadi saya minta ke camat sampaikan ke kades dan lurah ada program 1 desa 1 hafidz,” pungkasnya.

[SUP | NON]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close