Gaya Hidup

Lupa Jumlah Rakaat Salat? Berikut Panduan Lengkap Tata Cara Sujud Sahwi

Intan Thania Amelia — Kaltim Today 26 Maret 2024 14:25
Lupa Jumlah Rakaat Salat? Berikut Panduan Lengkap Tata Cara Sujud Sahwi
Panduan Lengkap Sujud Sahwi. (Unsplash)

Kaltimtoday.co - Melakukan ibadah salat memang harus dilakukan secara serius dan khusyuk, namun sebagai manusia yang tak luput dari kesalahan terkadang kita lupa atau ragu-ragu dengan jumlah rakaat salat yang telah dikerjakan. Di dalam proses umat Islam dalam beribadah, seorang Muslim tidak perlu mengulang salat kembali melainkan dianjurkan untuk melakukan sujud sahwi.

Sujud sahwi adalah dua sujud yang dilakukan oleh seorang yang sedang melaksanakan salat untuk mengganti  kesalahan yang terjadi selama salat akibat lupa. Sujud sahwi bisa dilakukan sebelum atau sesudah melakukan salam yang mana kedua metode tersebut telah diajarkan oleh Rasulullah Saw.

Lantas, bagaimana panduan lengkap tata cara melakukan sujud sahwi?

Penyebab Dilakukan Sujud Sahwi

Dilansir dari Radio Republik Indonesia (RRI) yang bersumber dari Ustadz Drs. Abber Hassibuan, M.Sy, terdapat beberapa penyebab dilakukannya sujud sahwi yakni:

  • Menelantarkan pelaksanaan Sunnah ab'adh, yaitu amalan Sunnah yang terlupakan, sehingga dianjurkan untuk melakukan sujud sahwi.
  • Merasa ragu dalam hal meninggalkan Sunnah ab'adh.
  • Melakukan tindakan yang dapat membatalkan salat jika dilakukan dengan sengaja, tetapi tidak membatalkan jika dilakukan karena lupa, seperti menambahkan unsur-unsur rukun dalam salat. Jika seseorang menambahkan unsur salat karena lupa, misalnya melakukan ruku' dua kali, atau berdiri ketika seharusnya duduk, atau melakukan lima rakaat dalam salat Zuhur, maka dianjurkan untuk melakukan sujud sahwi.
  • Mengalihkan unsur-unsur rukun qauli (ucapan) ke tempat yang tidak seharusnya, seperti membaca Surah Al-Fatihah saat sedang ruku'.
  • Merasa ragu tentang jumlah rakaat. Misalnya, ketika ragu apakah sudah tiga rakaat atau sudah empat rakaat, maka yang ditetapkan adalah tiga rakaat, kemudian menambah satu rakaat lagi, dan melakukan sujud sahwi sebelum salam.

Tata Cara Melakukan Sujud Sahwi

Mengutip dari halaman Muslim.or.id, adapun tata cara sujud sahwi dalam beberapa riwayat hadis, prosedur sujud sahwi dilaksanakan dengan melakukan dua kali sujud di akhir salat, baik itu sebelum atau setelah salam. Jika alasan kesalahan telah diketahui sebelum salam, maka sujud sahwi akan dilakukan sebelum salam. Namun, jika alasan kesalahan baru diketahui setelah salam, sujud sahwi akan dilakukan setelah salam.

Ketika akan melakukan sujud, disarankan untuk mengucapkan takbir "Allahu Akbar", begitu juga ketika akan bangkit dari sujud, disunnahkan untuk mengucapkan takbir.

Contoh pelaksanaan sujud sahwi sebelum salam diuraikan dalam hadis 'Abdullah bin Buhainah sebagai berikut:

فَلَمَّا أَتَمَّ صَلَاتَهُ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ فَكَبَّرَ فِي كُلِّ سَجْدَةٍ وَهُوَ جَالِسٌ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ

Setelah beliau menyempurnakan shalatnya, beliau sujud dua kali. Ketika itu beliau bertakbir pada setiap akan sujud dalam posisi duduk. Beliau lakukan sujud sahwi ini sebelum salam.” (HR. Bukhari no. 1224 dan Muslim no. 570)

Kemudian, cara melakukan sujud sahwi sesudah salam dijelaskan dalam hadits Abu Hurairah yakni:

فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَسَلَّمَ ثُمَّ كَبَّرَ ثُمَّ سَجَدَ ثُمَّ كَبَّرَ فَرَفَعَ ثُمَّ كَبَّرَ وَسَجَدَ ثُمَّ كَبَّرَ وَرَفَعَ

Lalu beliau shalat dua rakaat lagi (yang tertinggal), kemudian beliau salam. Sesudah itu beliau bertakbir, lalu bersujud. Kemudian bertakbir lagi, lalu beliau bangkit. Kemudian bertakbir kembali, lalu beliau sujud kedua kalinya. Sesudah itu bertakbir, lalu beliau bangkit.” (HR. Bukhari no. 1229 dan Muslim no. 573)

Lalu, sujud sahwi sesudah salam ini kemudian ditutup lagi dengan salam seperti dijelaskan dalam hadits ‘Imron bin Hushain,

فَصَلَّى رَكْعَةً ثُمَّ سَلَّمَ ثُمَّ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ.

Kemudian beliau pun shalat satu rakaat (menambah rakaat yang kurang tadi). Lalu beliau salam. Setelah itu beliau melakukan sujud sahwi dengan dua kali sujud. Kemudian beliau salam lagi.” (HR. Muslim no. 574)

Doa Sujud Sahwi

سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو

Latin: Subhana man laa yanaamu wa laa yas-huw.

Artinya: “Maha Suci Dzat yang tidak mungkin tidur dan lupa.”

Dalil Tentang Sujud Sahwi

Sujud Sahwi sendiri telah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya sebagaimana dalam hadis berikut: 

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْوَلِيدِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ يَعْنِي الْجُعْفِيَّ قَالَ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ شُبَيْلٍ الْأَحْمَسِيُّ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ الْإِمَامُ فِي الرَّكْعَتَيْنِ فَإِنْ ذَكَرَ قَبْلَ أَنْ يَسْتَوِيَ قَائِمًا فَلْيَجْلِسْ فَإِنْ اسْتَوَى قَائِمًا فَلَا يَجْلِسْ وَيَسْجُدْ سَجْدَتَيْ السَّهْوِ قَالَ أَبُو دَاوُد وَلَيْسَ فِي كِتَابِي عَنْ جَابِرٍ الْجُعْفِيِّ إِلَّا هَذَا الْحَدِيثُ

Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin 'Amru] dari [Abdullah bin Walid] dari [Sufyan] dari [Jabir yaitu Al Ju'fi] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Mughirah bin Syubail Al Ahmasi] dari [Qais bin Abu Hazim] dari [Al Mughirah bin Syu'bah] dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Apabila seorang imam terlanjur berdiri pada raka'at kedua, dan ingat sebelum berdiri tegak, hendaknya ia kembali duduk, dan apabila telah berdiri tegak hendaknya ia tidak duduk dan sujudlah dua kali yaitu sujud sahwi." Abu Daud berkata; "Dan dalam kitabku tidak di sebutkan dari Jabir Al Ju'fi kecuali dari hadits ini." (HR. Abu Daud No. 872)

Hadis lain juga menyebutkan tentang sujud sahwi yang diajarkan Rasulullah SAW sebagaimana di bawah ini:

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ الْمَسْعُودِيِّ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ قَالَ صَلَّى بِنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ فَلَمَّا صَلَّى رَكْعَتَيْنِ قَامَ وَلَمْ يَجْلِسْ فَسَبَّحَ بِهِ مَنْ خَلْفَهُ فَأَشَارَ إِلَيْهِمْ أَنْ قُومُوا فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ سَلَّمَ وَسَجَدَ سَجْدَتَيْ السَّهْوِ وَسَلَّمَ وَقَالَ هَكَذَا صَنَعَ بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَزِيدُ يُصَحِّحُونَهُ

Telah mengabarkan kepada kami [Yazid bin Harun] dari [Al Mas'udi] dari [Ziyad bin 'Ilaqah] ia berkata, [Al Mughirah bin Syu'bah] shalat bersama kami, kemudian ketika telah mendapatkan dua rakaat ia berdiri dan tidak duduk (untuk tasyahud), sehingga orang-orang yang di belakangnya mengucapkan tasbih. Tetapi ia memberikan isyarat kepada mereka agar berdiri, maka telah selesai ia mengucapkan salam dan sujud sahwi dengan dua kali sujud, lalu mengucapkan salam seraya mengatakan, "Demikianlah yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lakukan bersama kami." Yazid berkata, "Orang-orang pun membenarkannya." (HR. Darimi No.1463)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 



Berita Lainnya