Advertorial
Masalah Guru dan Sarana Utama di SLB Kaltim, Komisi IV DPRD: Butuh Perhatian Khusus
Kaltimtoday.co, Samarinda - Komisi IV DPRD Kaltim menggarisbawahi masalah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kaltim. Salah satunya adalah kurangnya sarana prasarana dan guru yang spesialis. Salehuddin, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, menekankan bahwa masalah terbesar adalah kebutuhan pendidik di SLB.
"Meskipun SLB tersebar di setiap kabupaten dan kota, tetapi persoalan utamanya adalah sarana dan prasarana serta kekurangan guru spesialis," ungkap Salehuddin.
Salehuddin menambahkan, idealnya, seorang guru di SLB harus memiliki latar belakang dari Prodi Pendidikan Luar Biasa. Ia juga menyebut bahwa sebelumnya ada usulan untuk Pemprov Kaltim bekerja sama dengan Unmul untuk membuka program studi tersebut.
Kenyataan bahwa Kaltim masih kekurangan guru SLB, meski tren siswa berkebutuhan khusus meningkat setiap tahunnya, menjadi tantangan serius. Ini diperparah dengan belum adanya Prodi Pendidikan Luar Biasa di universitas di Kaltim.
"Jika mahasiswa Kaltim ingin mengambil Prodi Pendidikan Luar Biasa, mereka harus pergi ke Pulau Jawa. Ini tentu jadi tantangan besar, mengingat begitu pentingnya pendidik khusus di SLB," tegas politisi Fraksi Golkar.
[TOS | ADV DPRD KALTIM]
Related Posts
- Sebanyak 26 SMA/SMK Tidak Kebagian Seragam Gratis, Ada Sekolah Tak Terima Murid Baru
- Progres Kilang Balikpapan Capai 99 Persen, Menteri Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
- Genjot Kedaulatan Energi, Menteri Bahlil Resmikan Dua Proyek Gas Lepas Pantai di Kaltim
- Raih Penghargaan TPAKD Wilayah Kalimantan, Pemprov Kaltim Utus Karo Ekonomi ke Jakarta
- Viral Aksi Arogan ke Mahasiswi, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Copot Ajudan Briptu Asky









