Daerah
Norhayati Klarifikasi Rumor Pergantian Sekwan DPRD Kaltim
Kaltimtoday.co, Samarinda - Sekretaris DPRD Kalimantan Timur (Sekwan) Norhayati Usman memberikan tanggapan terkait rumor pergantian jabatannya, yang akhir-akhir ini menarik perhatian publik.
Sebelumnya, anggota DPRD Kaltim, Syahariah Mas’ud menyampaikan kritik terhadap koordinasi sekwan yang kurang maksimal, khususnya soal agenda penting di DPRD. Beberapa rapat paripurna bahkan hanya dihadiri oleh staf ahli gubernur, bukan oleh pejabat eksekutif sesuai ketentuan.
"Beberapa kali paripurna hanya dihadiri oleh staf ahli. Ini sangat disayangkan,” tegasnya.
Merespon hal itu, Norhayati mengatakan di depan awak media bahwa sejauh ini koordinasi masih cukup baik dan berjalan sebagaimana mestinya.
“Enggak ada (masalah), baik aja semuanya. Saya kemarin izin sakit aja, bukan cuti. Ya, semua aman,” ungkapnya pada Senin (4/8/2025).
Sementara itu, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, turut memberikan klarifikasi. Ia membenarkan adanya pembahasan internal mengenai kinerja Sekwan, terutama terkait koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam hal kehadiran pada rapat paripurna.
“Beberapa kali paripurna dihadiri oleh staf ahli, padahal itu forum tertinggi di DPRD. Seharusnya kalau gubernur berhalangan, ada pendelegasian ke wakil gubernur, sekda, atau pejabat setingkat lainnya,” kata Hasanuddin.
Ia menjelaskan bahwa DPRD sebenarnya sudah melakukan koordinasi melalui mekanisme Badan Musyawarah (Bamus), termasuk menyampaikan jadwal paripurna jauh-jauh hari. Namun, beberapa kali tetap saja eksekutif tidak hadir secara langsung, sehingga muncul persepsi buruk soal koordinasi.
"Sekarang ini kita sedang bahas APBD Perubahan dan APBD Murni, di mana Sekwan juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Anggaran. Kalau soal mutasi, perlu pertimbangan karena jika diganti, bisa menghambat proses,” tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Serap Aspirasi Petani Lok Bahu, Demokrat Kaltim Siap Perjuangkan Kelangkaan Bibit hingga Pupuk Subsidi
- Pawai Pembangunan Ditiadakan, DPRD Samarinda Dorong Agenda Ekonomi Rakyat
- Anomali Dataran Tinggi Krayan, Beras Organik, dan Peran Penting Taman Nasional
- Antisipasi ISPA dan Heat Stroke, Pawai HUT RI di Kukar Resmi Dibatalkan
- BPBD Kaltim Catat 329 Kejadian Kebakaran Hutan dan Lahan, Terbanyak di Paser, Kubar, dan Samarinda









