Samarinda

Pasar Ramadan Diharapkan Bangkitkan Ekonomi Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

Kaltimtoday.co, Samarinda – Setelah dua tahun tidak dibuka karena pandemi Covid-19, tahun ini Pasar Ramadan di Halaman GOR Segiri Samarinda kembali dibuka.

Pasar Ramadan yang diharapkan mengembalikan perekonomian masyarakat Kota Tepian ini bakal dibuka hingga 28 April 2022.

Ketua DPRD Samarinda Sugiyono yang hadir langsung dalam pembukaan Pasar Ramadan berharap kegiatan yang sudah dua tahun tidak digelar itu bisa menjadi penggerak ekonomi. Apalagi UMKM yang terlibat tidak sedikit. Jumlahnya mencapai 120 lapak.

Baca juga:  Banyak Siswa Jenuh dan Stres, Guru Diminta Kurangi Tugas Selama Pembelajaran Daring

“Semoga jadi penggerak ekonomi masyarakat. Ekonomi kembali bangkit meski saat ini masih pandemi COvid-19,” kata Sugiyono.

Dalam kesempatan ini, politikus PDI Perjuangan itu berharap selama gelaran Pasar Ramadan protokol kesehatan dapat diterapkan secara ketat. Hal itu penting agar tidak terjadi penularan Covid-19 yang justru akan merugikan banyak pihak.

“Harus disiplin protokol kesehatan. Kurangi kerumunan dan jangan lupa pakai masker,” pesan dia.

Seperti diketahui, Pasar Ramadan tahun ini di Samarinda digelar berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat memukul bedung tanda Wisata Ramadhan resmi di buka disaksikan seluruh Forkompinda dan Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono (kelima dari kiri). (Suhardi/Kaltimtoday.co).

Tahun ini, fasilitas yang disediakan Pemkot Samarinda lebih nyaman. Pengaturan lapak lebih baik. Partisipasi UMKM dipilih secara cermat. Pembayaran dilakukan secara non tunai menggunakan e-money atau QRIS. Sistem keamanan pengunjung yang lebih baik.

Baca juga:  Sampaikan Beberapa Rekomendasi, APEKSI Regional Kalimantan Dorong Percepatan Pemindahan IKN ke Kaltim

Selama Pasar Ramadan, Pemkot Samarinda juga menggelar sejumlah kegiatan lain di kawasan tersebut. Mulai Musabaqah Tilawatil Quran, Samarinda Street Food Festival, dan Samarinda Festival.

Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan, selama Pasar Ramadan digelar protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

Pemkot Samarinda, tegas Andi Harun, juga disiplin menertibkan juru parkir liar yang beroperasi di sekitar kawasan tersebut. Sebab tidak sedikit juru parkir liar yang mematok tarif parkir hingga Rp 5 ribu ke pengunjung Pasar Ramadan.

“Sudah saya tangkap juru parkir liar itu. Alhamdulillah sekarang sudah dibenahi penyelenggara event organizer,” tutur Andi Harun.

Disampaikan Andi Harun, Pasar Ramadan diharapkan bisa mendongkrak perekonomian Kota Tepian. Pemkot Samarinda menargetkan total transaksi di Pasar Ramadan dalam sepekan mencapai Rp 16 miliar.

[TOS | ADV  DPRD SAMARINDA]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co News Update”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker