Samarinda
Penggagalan Upaya Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu ke Lapas Narkotika Samarinda dalam Lauk Ikan
Kaltimtoday.co, Samarinda - Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda, berhasil melakukan penggagalan upaya penyeludupan barang terlarang Narkotika jenis sabu melalui penitipan makanan pada hari Senin (6/6/2022) sekitar pukul 10:05 WITA.
Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Hidayat mengatakan, modus penyelundupan yaitu melalui pengunjung yang menitipkan makanan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Narkotika Samarinda.
Adapun kronologis kejadian tersebut berawal dari kecurigaan petugas pemeriksaan barang bawaan berupa beberapa jenis makanan oleh dua orang pengunjung yang hendak diberikan untuk WBP.
Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendetail, didapatkan paket berisikan kristal warna putih di dalam olah makanan Ikan Nila Sambal. Terdapat 4 bungkus narkoba jenis sabu yang diperkirakan seberat 25 gram.

Selanjutnya petugas melaporkan temuan tersebut secara berjenjang kepada Kw. KPLP dan diteruskan ke Kalapas. Kemudian atas arahan Kalapas selanjutnya dikoordinasikan lebih lanjut dengan Sat Narkoba Polres Samarinda untuk proses lebih lanjut.

"Kami seluruh jajaran Lapas Narkotika Samarinda berkomitmen penuh untuk tidak main-main dengan narkoba, kami juga akan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum terkait untuk memberantas narkoba terkhusus apabila ada upaya penyelundupan ke Lapas," ucap Hidayat.
Selanjutnya, Lapas Narkotika Samarinda menyerahkan pengunjung dan barang bukti yang ditemukan kepada Sat Narkoba Polres Samarinda untuk dapat diproses lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku.
[RWT]
Related Posts
- Dorong Hilirisasi dan Energi, MIF 2026 Gaet Potensi Investasi Rp 32,7 Triliun di Kaltim
- Toyota Luncurkan Kijang Innova Zenix Berteknologi T Intouch di Samarinda
- Pemprov Kaltim Usulkan Karhutla Bencana Nasional, Bupati Kukar Harap Penanganan Lebih Masif
- Dua Tahun Masa Bakti DPRD Balikpapan, AMSI Kaltim Gelar Diskusi Publik Evaluasi Kinerja Legislatif
- Lebih dari 8.500 Atlet Terdaftar di Porprov Kaltim, KONI Masih Verifikasi Peserta









