Internasional

Peringatkan Adanya Serangan Lebih Buruk, Israel Jatuhkan Selebaran Kutipan Al-Qur’an di Khan Younis

Kaltim Today
08 Desember 2023 12:10
Peringatkan Adanya Serangan Lebih Buruk, Israel Jatuhkan Selebaran Kutipan Al-Qur’an di Khan Younis
Selebaran yang mengutip Al-Qur’an disebar oleh Israel di Gaza. (The Jerussalem Post)

Kaltimtoday.co - Penduduk Khan Younis, kota terbesar di Gaza Selatan, menjadi fokus dari sasaran terbaru serangan darat militer Israel. Pasalnya, tentara Israel telah menghujani daerah tersebut dengan selebaran yang berisi kutipan ayat Alquran pada Rabu (6/12/2023).

Warga Palestina mengatakan bahwa ayat yang dikutip tersebut bermakna pesan, “Banjir melanda mereka karena mereka adalah orang-orang yang zalim,” sebagai sebuah pertanda buruk.

Selebaran Ancaman ‘Banjir’ Untuk Terowongan Hamas di Kota Khan Younis, Gaza

Selebaran yang berisi “Banjir melanda mereka karena mereka adalah orang-orang yang zalim”, diyakini masyarakat Palestina sebagai banjir besar Nabi Nuh dalam Al-Quran dan sesuatu yang lebih buruk akan terjadi.

Masyarakat juga mengaitkan ini dengan organisasi Hamas. Hamas sendiri adalah organisasi yang melakukan serangan mendadak terhadap Israel pada 7 Oktober silam. Banjir yang dimaksud dalam selebaran yang dijatuhkan oleh Israel ini diyakini merujuk pada laporan baru-baru ini bahwa IDF sedang mempertimbangkan untuk membanjiri jaringan terowongan bawah tanah Hamas di bawah bangunan rumah sakit Al-Shifa  dengan air laut untuk mengusir para teroris.

Israel Memfokuskan Serangannya di Kota Khan Younis, Gaza Selatan

IDF mengatakan mereka sekarang beroperasi melakukan serangan di kota terbesar kedua di Gaza. Pusat kota terbesar kedua di Gaza telah menjadi ladang pertempuran di tengah meluasnya serangan udara dan darat Israel, dimana hal ini membuat puluhan ribu warga Palestina mengungsi dan memperburuk kondisi kemanusiaan yang mengerikan. 

Distribusi makanan, air dan obat-obatan telah dicegah di luar wilayah selatan Gaza. Perintah evakuasi militer baru memaksa orang-orang untuk mengungsi ke wilayah yang semakin kecil. PBB mengatakan 1,87 juta orang–lebih dari 80% populasi Gaza–telah diusir dari rumah mereka sejak dimulainya perang Israel-Hamas yang dipicu oleh serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan. 

[Kontributor - Nur Jayanti | Editor - Diah Putri]


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 



Berita Lainnya