Kukar

Program Prioritas Distanak Kukar, Tetapkan 5 Kawasan Komoditi Padi Sawah

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Program prioritas Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) mengacu pada program dedikasi misi ketiga, yakni memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif. Termasuk didalamnya pembangunan pertanian berbasis kawasan baik itu hilirisasi dan produk pertanian.

Dari misi inilah yang diusung menjadi skala prioritas dan sudah diterjemahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) 2021-2026.

Baca juga:  Penyakit Hepatitis Akut Belum Ditemukan di Kukar, Kadinkes Imbau Jaga Perilaku Hidup Sehat dan Bersih

Kapala Distanak Kukar, Sutikno mengatakan, ada lima pertanian berbasis kawasan yang sudah ditetapkan sebagai komoditi padi sawah.

“Ini sesuai dengan Permentan terhadap pedoman perkembangan kawasan pertanian berbasis korporasi petani, jadi disinilah kami jalan,” kata Sutikno.

Adapun lima kawasan tersebut, yakni kawasan I meliputi Sebulu- Muara Kaman terdiri Desa Sumber Sari, Manunggal Jaya, Cipare Makmur, Sido Mukti, Panca Jaya dan Bunga Jadi dengan luasan 1520 hektar.

Baca juga:  10.000 Guru di Kukar Divaksin Covid-19

Kawasan II, yakni Tenggarong Seberang I terdiri Desa Bangun Rejo, Karang Tunggal, Manunggal Jaya, Bukit Raya, Loa Lepu, Teluk Dalam, Loa Ulung dan Embalut luas lahan sekitar 1650 hektar.

Kemudian, kawasan III yaitu Tenggarong Seberang II seluas 2,160 hektar yang terletak di Desa Kertabuana, Buana Jaya, Bukit Pariaman, Sukamaju dan Separe.

Kawasan IV berada di Kecamatan Tenggarong dan Loa Kulu meliputi Kelurahan Bukit Biru, Jahab, Desa Jembayan, Sumber Sari, Sepakat, Ponoragan dan Rempanga dengan luas 1216,61 hektar. Terakhir Kawasan Marangkayu terletak di Desa santan Ulu, Semangko dan Sebuntal sekitar 1082, 16 hektar.

Baca juga:  Persiapan Paska, Bupati Kukar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan

“Ini skala prioritas yang sudah masuk di RPJMD, Renstra dan Renja kami,” ungkapnya.

Dalam jangka lima tahun mendatang ucap Sutikno, akan membangun 120 embung atau cekungan penampung dan 120 jalan usaha tani. Namun Distanak kebagian 100, sedangkan yang 20 lagi dari Dinas Perkebunan Kukar.

“Ini yang kami kawal, 2021 perencanaan masuk. 2022 langsung dikerjakan untuk embun dan jalan usaha tani,” pungkasnya.

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker