Olahraga

Renang dan Gateball jadi Cabor Pertama Ikuti Pra-PON 2023

Novia Violina — Kaltim Today 08 Juni 2023 19:47
Renang dan Gateball jadi Cabor Pertama Ikuti Pra-PON 2023
Wakil Ketua I KONI Kaltim, Ego Arifin. (Novia/Kaltimtoday.co) 

Kaltimtoday.co, Samarinda - Jelang kualifikasi PON Aceh-Sumut, beberapa Cabang Olahraga (Cabor) di Kaltim sudah lakukan seleksi atlet guna mengikuti pra PON. 

Seperti cabor renang dan gateball yang menjadi cabor awal mengikuti pra PON pada Juni 2023. Untuk cabor Renang, akan digelar pada 10-13 Juni 2023, sedangkan Gateball akan dilaksanakan pada 21-25 Juni 2023 di Tangerang. 

Wakil Ketua I KONI Kaltim, Ego Arifin menyampaikan terkait kesiapan kedua cabor tersebut jelang mengikuti pra PON. 

"Khusus dua cabor ini tentang kesiapan atletnya. Kalau untuk gateball kita sudah melaksanakan tes fisik terhadap atletnya, tetapi kalau tenang tidak sempat dites fisiknya," ujarnya. 

Alasan cabor Renang tidak sempat dilakukan tes fisik oleh KONI karena kondisi Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) saat melakukan Kejurda terkendala komunikasi.

Ego juga menambahkan, hasil dari tes fisik atlet cabor Gateball sudah dilakukan evaluasi. 

"Hasil dari tes fisik sudah kami miliki dan sudah dievaluasi teman-teman di Bina prestasi (Binpres)," tambahnya. 

Ini merupakan pertama kalinya bagi gateball Kaltim mengikuti pra PON dan PON. Hal itu membuat Ego menaruh harapan besar pada cabor gateball. 

"Gateball baru kali ini mengikuti pra PON dan PON, sehingga harapan kami lebih bagus, antara lain mereka masuk zona medali, kemudian kita kirim di PON," harapnya. 

Ego menuturkan mengenai jumlah atlet cabor Renang dan Gateball.

"Untuk tes fisik atlet cabor Gateball mengajukan sekitar 30 orang. Namun karena kemampuan fisiknya di bawah rata-rata dan terkendala anggaran juga kita akan kurangi. Kurangnya berapa, masih kami bicarakan," tuturnya. 

Tak hanya cabor gateball, untuk renang juga mengalami pengurangan. 

"Untuk renang jumlah yang mereka ajukan 50 orang, tetapi setelah diverifikasi, mereka merekomendasikan hanya lima karena itu (lima atlet, red) masuk di limit (batasan). Tapi ada tiga orang masuk kategori junior, ada yang umur 13-15 tahun," pungkasnya. 

Sesuasi arahan dari Gubernur Kaltim, Isran Noor kepada KONI Kaltim untuk memilih atlet yang berkualitas guna diturunkan pada Pra PON dan PON mendatang. Melalui proses ini, KONI Kaltim serius unutk meraih prestasi. 

[RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya