Daerah
Rintis Ketahanan Pangan Lokal, Kakam Tabalar Muara di Berau Garap 420 Hektare Sawah dan Budidaya Ikan dan Udang
Kaltimtoday.co, Berau - Mendukung program ketahanan pangan nasional, Kepala Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, Frisnar Paysal mulai merintis pengembangan kawasan persawahan serta budidaya air payau.
Langkah awal, dirinya tengah mengupayakan untuk melakukan pencetakan lahan sawah seluas 420 hektare, berikut tambak sebagai lokasi budidaya komoditi ikan dan udang.
Program tersebut, diakuinya merupakan bentuk tindaklanjut dari misi pemerintah dalam peningkatan produksi beras nasional serta memperkuat sektor pangan berbasis potensi lokal.
"Saat ini, Kampung Tabalar Muara tengah melaksanakan rehabilitasi jaringan irigasi daerah rawa yang bersumber dari APBD Provinsi Kalimantan Timur. Saya turun langsung mengawal pembangunan tersebut agar berjalan sesuai perencanaan dan tepat sasaran," ujarnya, Selasa (6/1/2026).
Kata dia, Irigasi menjadi kunci utama dalam mendukung produktivitas pertanian dan perikanan masyarakat.
Sehingga dengan sumberdaya serta infrastruktur yang memadai, dapat saling berkesinambungan dalam menjadikan lahan yang sebelumnya belum tergarap maksimal lebih optimal. Khususnya, pengembangan pertanian sawah dan budidaya perikanan.
Dia mengharapkan, melalui misi pembangunan yang telah ia rancang itu mampu menyerap tenaga kerja lokal, menggerakkan ekonomi kampung, serta memberikan sumber penghasilan berkelanjutan bagi warga Tabalar Muara.
“Program ini bukan hanya soal produksi pangan, tetapi juga tentang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kampung,” ujarnya.
Dengan sinergi pembangunan infrastruktur, pertanian, dan perikanan, Kampung Tabalar Muara diharapkannya, menjadi salah satu contoh kampung yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah dan nasional.
[MGN | RWT]
Related Posts
- Menunggu Kepastian Berbulan-bulan, Kontraktor Akhirnya Pegang Jadwal Pembayaran dari Pemkab Kukar
- Keramba Warga Ditabrak Tongkang, Perusahaan Nyatakan Siap Bertanggung Jawab
- Kementerian ESDM Sebut Gejolak Venezuela Tidak Ganggu Pasokan Minyak Indonesia
- UMK Bisa Dapat Sertifikat Halal Gratis 2026, Ini 15 Syarat yang Wajib Dipenuhi
- Inspektorat Luruskan Temuan Perjadin DPRD Samarinda: Hanya Administratif, Tidak Ada Kerugian Negara









