Kukar

Sangasanga Dikepung Banjir dan Longsor, Rendi Solihin Minta Perusahaan Tambang Tanggungjawab

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Bencana banjir dan tanah longsor di beberapa titik yang terjadi Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (19/05/2021) lalu. Kondisi ini turut menjadi perhatian khusus Pemkab Kukar.

Jumat (21/05/2021), Wakil Bupati (Wabup) Kukar Rendi Solihin langsung melakukan kunjungan ke sejumlah titik rawan banjir dan longsor di Sangasanga.

Baca juga:  Duduk Sorangan Film Hasil Karya Pemuda Kukar, Bakal Ikut Festival Nasional dan Internasional

Ada dua kelurahan yang dianggap paling parah terdampak banjir, yakni Kelurahan Sanga-Sanga dan Kelurahan Jawa. Ketika intensitas hujan sedang tinggi dua kelurahan ini yang paling rawan terendam banjir.

“Jika dibiarkan cukup meresahkan masyarakat karena mereka merasakan dampaknya secara langsung,” kata Rendi Solihin.

Baca juga:  Tingkatkan Pembangunan Desa, DPMD Kukar Libatkan BUMDes Sektor Pertanian

Disela kunjungan, Rendi Solihin langsung berdiskusi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama beberapa perusahaan di wilayah Sangasanga terkait penanggulangan bencana. Pihaknya juga meminta agar pihak perusahan turut andil berkontribusi menangani bencana yang terjadi.

“Selain pemerintah, kami meminta tanggungjawab sosial perusahaan di wilayah Sangasanga ikut berkontribusi penanggulangan bencana,” tegas Rendi Solihin.

Baca juga:  Kasus Covid-19 Melandai, Bupati Kukar: Peran Masyarakat Sangat Menentukan

“Salah satunya pendalaman drainase atau parit. Kondisinya sekarang terjadi pendangkalan. Saya minta perusahaan di Sangasanga bantu tangani,” tambah Rendi Solihin.

Rendi Solihin menyebutkan, lubang eks tambang di Sangasanga banyak ditinggalkan. Tidak direklamasi. Tidak ada penghijauan. Hal itu jadi sumber pemicu terjadinya banjir di wilayah Sangasanga.

Baca juga:  DPRD Kukar Agendakan Revisi Perda 12 Tahun 2017 di Propemperda 2021

Sementara itu, Camat Sangasanga Gunawan beserta Lurah Sangasanga Dalam, Mulyadi dan Lurah Jawa Sri Wahyuni kompak membenarkan pengupasan lahan akibat tambang jadi pemicu banjir yang merugikan warga setempat.

[SUP]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close