PPU

Sejumlah Wilayah di IKN Terendam Banjir, Anggota DPRD PPU Minta Pemerintah Segera Lakukan Langkah Solutif

Kaltim Today
05 Oktober 2022 19:38
Sejumlah Wilayah di IKN Terendam Banjir, Anggota DPRD PPU Minta Pemerintah Segera Lakukan Langkah Solutif
Anggota DPRD PPU, Muhammad Ilham

Kaltimtoday.co, Penajam – Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah wilayah desa dan kelurahan di Kecamatan Sepaku terendam banjir, Rabu (5/10/22). Banjir yang terjadi akibat luapan sungai tersebut, merendam permukiman warga hingga sekira 50 cm.

Salah satu wilayah terparah terendam banjir, yakni Desa Bumi Harapan. Gedung sekolah, kantor desa hingga permukiman warga turut terdampak luapan sungai di sekitar lokasi.

“Sebagian besar wilayah yang terkena banjir akibat luapan air sungai. Karena tidak mampu menampung debit air, sehingga air lari ke permukiman sampai merendam sekolah,” kata salah satu warga Sepaku, Muti saat dihubungi media ini.

Anggota DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani. 
Anggota DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani. 

Tidak hanya di Desa Bumi Harapan, permukiman warga di Desa Bukit Raya, Kelurahan Sepaku, Wonosari dan Karangjinawi juga terendam akibat luapan air sungai. Dari sejumlah wilayah tersebut, Desa Bumi Harapan menjadi wilayah terdampak paling parah. Disinyalir, proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) memberi pengaruh besarnya luapan air sungai.

“Setahu saya memang sudah jadi daerah langganan banjir. Kalau adanya pembangunan IKN membuat banjir jadi lebih besar, ya mungkin saja,” ucap Muti.

Menanggapi kejadian banjir itu, legislator dari Dapil Sepaku, Muhammad Bijak Ilhamdani meminta pemerintah pusat maupun daerah melakukan upaya untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

“Selama ini kan kalau banjir tapi tidak sampai separah ini. Ya kami minta pemerintah mengambil langkah-langkah solutif lah mengatasi itu,” kata Politisi Demokrat ini.

Menurutnya, upaya mencegah luapan air, harus segera dilakukan untuk meminimalisir dampak yang lebih besar. Terlebih, Bumi Harapan merupakan wilayah terdekat dengan IKN.

“Kalau bisa segera lakukan normalisasi ataupun pelebaran badan sungai, dan pembangunan drainase-drainase. Kasihan warga terdampak di sana tidak bisa melakukan aktivitas,” imbuhnya.

[YUD | RWT | ADV DPRD PPU]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya