Kukar

Tahun Depan, Pemkab Kukar Bakal Terima Dana Bagi Hasil Kelapa Sawit

Kaltimtoday.co, Tenggarong — 2023 mendatang, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) bakal menerima Dana Bagi Hasil (DBH) Kelapa Sawit. Hal ini setelah ada ketetapan masuk dalam arah kebijakan umum Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran 2023, yang ditetapkan DPR RI dan Kementerian Keuangan.

Hanya saja, besaran pastinya belum diketahui. Lantaran peraturan pembagian DBH masih dalam proses pembahasan oleh Kemenkeu. Alokasinya, sesuai dengan UU Hubungan Keuangan Pusat-Daerah (HKPD). Diperuntukan untuk daerah penghasil, daerah perbatasan, daerah pengelola dan daerah lainnya di dalam satu provinsi.

Baca juga:  Suami Bacok Istri dan Selingkuhannya di Tenggarong, Kedua Korban Diduga Ada Hubungan Keluarga 

Usulan DBH kepala sawit dari pusat ke daerah telah digaungkan sejak 2008 lalu. Beberapa kali rapat, akhirnya Kemenkeu mengakomodir setelah adanya perubahan undang-undang di 2022.

“Kalau bisa masuk di 2023 (DBH sawit) sebagai dana tambahan. Ya Alhamdulillah kami sebagai daerah bersyukur, karena perjuangannya lama,” kata Asisten III Setkab Kukar Totok Heru Subroto saat dihubungi awak media seusai menghadiri rapat pembahasan penambahan DBH kelapa sawit dan turunannya di Balikpapan pada Kamis (28/7/2022).

Besaran alokasi yang diterima dari pusat belum bisa dipastikan, karena salah satu indikatornya tergantung pada potensi produksi, luas lahan, dan nilai ekspor kelapa sawit di masing-masing daerah.

Baca juga:  Majukan Destinasi Wisata, Komisi II DPRD Kukar Kunjungi Balikpapan Super Block

Namun, DBH ini tidak bisa digunakan secara bebas oleh daerah lantaran keperuntukannya telah ditentukan dari pusat. Kemungkinan, sebagian besar dananya untuk regenerasi kelapa sawit yang tua-tua seperti di Sumatra, Jambi dan Aceh.

Sedangkan Kukar umurnya masih relatif muda, jadi belum banyak menyerap dana tersebut. Agar tak dialihkan, makanya berupaya mengusulkan untuk pemanfaatan lainnya.

“Kami sudah bersyukur dapat pembagian dana itu, akan diupayakan disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing. Misalnya Kukar kekurangan infrastruktur, jadi bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur,” tutup Totok.

[SUP | NON]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker