Kukar

Tekan Angka Pengangguran, 17 Sekolah Menengah di Kukar Miliki Bursa Kerja Khusus 

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Menekan angka pengangguran, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Lembaga Pendidikan Kejuruan (LPK) dan Pendidikan Tinggi menggelar kegiatan Bursa Kerja Khusus (BKK). 

Keberadaan BKK untuk membantu mencari pekerjaan dan menjembatani dunia usaha dalam merekrut tenaga kerja. Sekaligus tolok ukur keberhasilan sekolah dalam menyiapkan tenaga terampil yang dibutuhkan pasar kerja. 

Baca juga:  KPU Kukar Tetapkan Edi-Rendi Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Di Kutai Kartanegara (Kukar) ada sekitar 17 SMK yang sudah memiliki lembaga BKK dan tercatat di Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar

“Saat ini sekolah yang ada BKK sekitar 17 sekolah. Baru tahun ini dilaksanakan di Kukar dan baru penjajakan,” kata Kadis Transnaker Kukar Akhmad Hardi Dwi Putra, Selasa (4/1/2022). 

Kegiatan BKK merupakan kepanjangan tangan pemerintah dalam menyiapkan bursa kerja pada anak didik di sekolah. Pihak SMK wajib membentuk lembaga tersebut sehingga bisa menginformasikan kebutuhan kerja yang diperlukan.

Dia berharap, kedepan pihak sekolah bisa bekerjasama dengan perusahaan yang wilayah operasinya dekat. 

Baca juga:  Pekan Depan, 80 Sekolah di Samarinda Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Disisi lain, hari ini digelar pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) BKK dari SMK Muhammadiyah Sangasanga dan SMKN 1 Sangasanga. 

“Saat ini baru tahap Bimtek BKK, kedepan sekolah yang memiliki lembaga BKK akan melaksanakan kegiatan serupa untuk pengenalan di awal,” debutnya. 

Lantaran belum semua SMK memiliki lembaga ini, dia berharap agar sekolah lain secepatnya memiliki BKK. 

“Harapannya SMK segera buka BKK karena itu wajib,” tutupnya. 

[SUP | NON]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co“, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker