Samarinda

Terapkan PTM di 58 Sekolah, DPRD Samarinda Ingatkan Pemkot Jamin Fasilitas Kesehatan hingga Vaksinasi Guru

Kaltimtoday.co, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husein mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) agar memperhatikan fasilitas protokol kesehatan terhadap 58 sekolah yang bakal dipersiapkan untuk pembelajaran tatap muka (PTM) dan mempertimbangkan daerah yang masih rawan penyebaran Covid-19.

Meskipun Covid-19 trennya melandai, namun potensi penyebarannya selalu ada jika kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan (Prokes) diabaikan. Sementara hanya Kecamatan Sambutan yang telah dikategorikan sebagai zona hijau.

Baca juga:  3 Paket Pekerjaan Jalan Poros di Kutim Hampir Selesai

“Setidaknya Pemkot Samarinda menjamin tiga hal yaitu fasilitas kesehatan yang tersedia di masing-masing sekolah yang telah direkomendasikan, semua tenaga guru harus dipastikan telah menerima vaksin dua kali dan fasilitas dan perangkat tenaga kesehatan maupun rumah-rumah sakit harus disiapkan oleh Pemkot jika terjadi lonjakan pada klaster-klaster sekolah maka ada fasilitas yang telah memadai,” ungkap Sani pada Senin (24/5/2021).

Diakuinya bahwa, ada kerinduan murid-murid dan orangtua bahkan guru untuk segera melakukan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah. Namun, perlu ada kesiapan yang matang antara lembaga sekolah dan Pemkot Samarinda memastikan agar seluruh fasilitas prokes sudah dipersiapkan.

Khawatirnya, lanjut politisi dari fraksi PKS ini ada lonjakan penyebaran Covid-19 setelah diberlakukan PTM, sementara fasilitas kesehatan tidak memadai yang dipersiapkan oleh pihak Pemkot, maka hal ini menjadi bencana besar bagi warga Samarinda terutama klaster sekolah.

Baca juga:  Wacana Pemkot Bangun SKM Jadi Hunian Vertikal, Samsuddin: PAD Ditingkatkan, Pembangunan Pasti Berjalan

“Jangan sampai hal semacam ini disepelekan, namun dampaknya sangat besar terhadap dunia pendidikan. Anak-anak menjadi korban akibat Covid-19, kita jangan coba-coba dan berandai terhadap nyawa manusia,” ungkap Sani.

Menurutnya, pemberlakukan PTM diperbolehkan jika 10 kecamatan itu telah dikategorikan zona hijau, sehingga tidak menimbulkan kecemasan orangtua dan seluruh perangkat lembaga sekolah.

[SDH | RWT | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker