Olahraga

Tiga Cabor Indonesia Tempuh Jalur Mandiri ke Asian Games 2026

Network — Kaltim Today 10 September 2026 19:56
Tiga Cabor Indonesia Tempuh Jalur Mandiri ke Asian Games 2026
Ilustrasi. (Dok, Kemenpora)

Kaltimtoday.co - Kontingen Indonesia pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menerapkan kombinasi skema pembiayaan. Selain cabang olahraga yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terdapat tiga cabang olahraga yang berangkat menggunakan skema mandiri, yakni tenis meja, anggar, dan tinju. 

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menegaskan bahwa perbedaan sumber dana tidak mengurangi hak maupun kewajiban atlet selama bertanding. Seluruh atlet tetap bernaung di bawah bendera Tim Indonesia dengan target yang sama, yaitu merebut medali.

"Tidak ada perbedaan antara cabang olahraga yang didukung melalui APBN maupun yang berangkat secara mandiri. Begitu resmi menjadi bagian dari Tim Indonesia, tanggung jawabnya setara: berjuang membawa medali untuk Merah Putih," ujar Oktohari.

NOC Indonesia memastikan ketiga cabang olahraga tersebut mendapatkan fasilitas, layanan medis, serta pendampingan operasional yang setara dengan kontingen lain di Nagoya.

Pemerintah menerapkan kriteria seleksi yang terukur dalam menetapkan bantuan pendanaan negara. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan bahwa, cabor penerima dana APBN diprioritaskan bagi yang memiliki indikator potensi medali yang jelas. Kendati demikian, Kemenpora tetap membuka pintu selebar-lebarnya bagi federasi yang berinisiatif memberangkatkan atletnya melalui dukungan sponsor dan mitra swasta.

"Kemenpora kini mengedepankan pendekatan yang spesifik dan terarah. Jika ada federasi berinisiatif berangkat mandiri, tentu kami persilakan. Ini wujud kolaborasi nyata bahwa pembinaan prestasi adalah tanggung jawab bersama," jelas Erick.

Performa atlet dari jalur mandiri pada Asian Games 2026 akan menjadi parameter evaluasi Kemenpora untuk alokasi dukungan program pada ajang multievent mendatang. Terkait kebijakan bonus podium, pemerintah akan memberlakukan penilaian tersendiri sesuai ketentuan administratif yang berlaku bagi kontingen mandiri.

[RWT]  



Berita Lainnya