Kukar

Arab Saudi Dilanda Cuaca Ekstrem, Jamaah Haji Kukar Dipastikan dalam Kondisi Sehat

Kaltimtoday.co, Tenggarong — Ditengah cuaca ekstrem, Kantor Kementerian Agama Kutai Kartanegara (Kemenag Kukar) memastikan tidak ada jamaah haji asal Kukar sakit. Diketahui, sebanyak 93 calon haji (Calhaj) asal Indonesia tengah menjalani perawatan klinik kesehatan haji di Mekah. Sedangkan 20 orang dilaporkan tutup usia. 

Diperkirakan, suhu cuaca di Arab Saudi mencapai antara 40 sampai 45 derajat. Hal ini berbeda jauh dengan suhu di Indonesia, yang normalnya antara 21 sampai 29 derajat. Kemudian, ditambah dengan aktivitas ibadah yang padat membuat para jamaah dehidrasi dan kelelahan. Akibatnya dapat memicu penyakit bawaan seperti hipertensi, kardiovaskular dan diabetes.

Baca juga:  Antisipasi Gangguan Keamanan Terhadap Anak Binaan, LPKA Gelar Razia Gabungan

“Jemaah haji asal Kukar, belum ada yang mengalami sakit saat menunaikan ibadah,” kata Kasi Haji dan Umroh Kemenag Kukar, Anwar kepada awak media pada Senin (4/7/2022).

Diketahui, jemaah calhaj asal Kukar sebanyak 241 orang, terbagi menjadi dua kelompok terbang (kloter) yakni kloter 5 dan 7. Anwar berpesan, agar masyarakat yang anggota keluarganya melaksanakan ibadah haji untuk tidak terlalu khawatir. Terus mendoakan agar diberikan kesehatan dan dilancarkan dalam menjalankan ibadah. Pihaknya juga telah mengingatkan, untuk beribadah dan mengurangi atau menunda kegiatan yang tak perlu.

Baca juga:  Pantai Biru, Destinasi Wisata yang Cocok untuk Keluarga dan Komunitas

Dikatakan Anwar, saat ini jemaah sedang mempersiapkan ke Arafah dan Mina dalam rangkaian puncak ibadah haji.

“Diperkirakan berangkat pada 7 Juli mendatang,” tutupnya.

[SUP | NON]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram “Kaltimtoday.co”, caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker