Daerah
Bank Indonesia Bawa 15 UMKM Unggulan Kaltim Tembus Panggung Nasional di KKI 2026
Kaltimtoday.co, Jakarta - Sebanyak 15 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur tampil dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta. Keikutsertaan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperluas pasar, membangun jejaring bisnis, sekaligus memperkenalkan produk unggulan Kalimantan Timur ke tingkat nasional hingga internasional.
KKI 2026 yang digelar Bank Indonesia pada 20-23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JICC) mengusung tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”.
Tahun ini, kegiatan mengangkat semangat “Beudaya Meusare Sare” dari Aceh yang bermakna Berdaya, Bersama-Sama, sekaligus menjadi simbol kebangkitan UMKM, termasuk dari daerah terdampak bencana di Sumatera dan Nusa Tenggara Timur.
Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengatakan penguatan UMKM ke depan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni bangkit, tangguh, dan berdaya saing.
“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Destry.
Di Kalimantan Timur, Bank Indonesia terus memperkuat pembinaan UMKM secara menyeluruh atau end-to-end melalui peningkatan kapasitas usaha, akses pembiayaan, digitalisasi, hingga perluasan pasar. Langkah tersebut dilakukan agar pelaku UMKM mampu menghasilkan produk bernilai tambah sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada KKI 2026, sebanyak 15 UMKM unggulan dari Kalimantan Timur menampilkan beragam produk berbasis potensi lokal, mulai dari wastra, kriya, fesyen, kerajinan, hingga makanan dan minuman olahan.
"Beberapa di antaranya yakni Putri Mahakam, Pokan Takaq, Sarung Tenun Rahmadina, Qisbelin, Loa Honey, CV Matan Gallery, Manika Kaltim, dan Kudungga Batik," jelasnya.
Partisipasi Kalimantan Timur juga diperkuat oleh tiga barista, yakni Nanda Danuarta, M. Al Ghifari, dan Joese Andrew Josly Kansil yang berhasil menembus 24 besar Cangkir Barista Championship 2026 tingkat nasional setelah bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai daerah. Capaian tersebut menjadi bukti berkembangnya ekosistem kopi dan talenta kreatif di Benua Etam.
KKI 2026 merupakan penyelenggaraan ke-11 dan menghadirkan lebih dari 550 UMKM secara luring serta lebih dari 1.300 UMKM melalui pameran daring. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang diikuti 362 UMKM secara langsung dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.
Selain pameran produk, KKI 2026 menghadirkan 44 rangkaian kegiatan, mulai dari business matching pembiayaan dan ekspor, talkshow ekonomi inklusif, showcase desa wisata, Area Cangkir Nusantara, hingga berbagai aktivasi yang mengusung prinsip keberlanjutan melalui konsep zero emission dan zero waste to landfill.
"Diharapkan UMKM yang berpartisipasi bisa memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta semakin siap menembus pasar ekspor sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Cegah Karhutla di Kutai Timur, SAWA dan HPM Gelar Patroli Gabungan Bersama Muspika Busang
- Anomali Dataran Tinggi Krayan, Beras Organik, dan Peran Penting Taman Nasional
- BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Program PEKA, Bantu Ahli Waris Pekerja Mandiri Secara Ekonomi
- BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus US$435,4 Miliar, Rasio terhadap PDB Tetap Terjaga
- LMC Tolak Sentralisasi LMK di RUU Hak Cipta, Khawatir Ancam Media Lokal









