Advertorial
Desa Batuah Fokus Tuntaskan Program 2025 dan Perkuat Pelayanan Publik
TENGGARONG, Kaltimtoday.co - Pemerintah Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, menegaskan komitmen untuk menuntaskan seluruh program pembangunan yang belum rampung tahun ini. Seluruh kegiatan yang tertunda akan menjadi prioritas utama pada 2026.
Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, mengatakan bahwa setiap usulan masyarakat yang belum terealisasi akan tetap dimasukkan dalam rencana kerja tahun depan. Ia menegaskan, tanggung jawab pemerintah desa bukan hanya memulai pembangunan, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
“Pembangunan yang tertunda tidak boleh dibiarkan. Semua harus diselesaikan agar manfaatnya merata untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain fokus pada pembangunan fisik, pemerintah desa juga memperkuat pelayanan publik. Rasyid menilai, keberhasilan desa tak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kehadiran aparat desa dalam membantu warga menghadapi persoalan sehari-hari.
Ia meminta seluruh perangkat desa untuk lebih responsif dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, keberpihakan pemerintah desa adalah kunci agar warga merasa diperhatikan.
“Pemerintah harus hadir pertama ketika warga menghadapi kesulitan. Itulah esensi pelayanan publik yang sebenarnya,” tegasnya.
Dengan arah pembangunan yang jelas dan dukungan masyarakat, Rasyid optimistis Batuah dapat menjadi desa yang adaptif terhadap perubahan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Yang penting kita punya komitmen dan kebersamaan. Batuah bisa maju tanpa kehilangan jati dirinya,” pungkasnya.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil









