Samarinda
DPRD Samarinda Sarankan Aset Milik Pemkot yang Tak Digunakan Dimanfaatkan untuk PKL
Kaltimtoday.co, Samarinda - Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Shaputra menyarankan agar Pemerintah Kota (Pemkot) menginventarisir aset milik daerah yang tidak digunakan untuk merelokasi para pedagang kaki lima (PKL) yang telah ditertibkan oleh Satpol PP.
“Bagusnya Pemkot sediakan lahan atau aset yang nganggur untuk dijadikan lapak bagi PKL, sehingga tempat itu selain menjadi pusat pembelanjaan tradisional, namun juga meningkatkan pendapat asli daerah (PAD)," ungkap Samri Shaputra.
Dia pun mengingkan agar Samarinda memiliki pusat pembelajaan yang mirip dengan Surabaya yang tertata dengan baik, seperti pasar khusus buah-buhan, ikan hias, kuliner, sepatu dan lainnya. Sehingga ada pasar khusus yang memang berjualan barang-barang tertentu dalam satu titik yang dibutuhkan oleh pembeli.
Baca Juga: Sentil Proyek Teras Samarinda hingga Pasar Pagi, PDIP Dorong Pemkot Gunakan Konsep TrisaktiView this post on InstagramBaca Juga: Kasus Korupsi Hibah DBON, Mantan Kadispora Kaltim Agus Hari Kesuma Divonis 2,5 Tahun Penjara
Samri melanjutkan, para pedagang masih terpencar, jika ditempatkan dalam satu pasar dengan barang dagangan sejenis, justru lebih ramai dikunjungi. Jika hal ini dilakukan oleh Pemkot, maka Samarinda akan lebih maju dan kotanya lebih tertata dengan baik.
“Kalau niat wali kota untuk menginventarisir aset milik daerah itu, pasti lebih bagus, akan kami dukung. Setidaknya ada perubahan dalam menata Samarinda agar lebih nyaman dan indah dari sebelumnya," sebutnya.
Politisi PKS ini berharap agar aset milik Pemkot Samarinda didata dan dikelola sebagai lahan produktif yang dikelola oleh pihak ketiga dengan sistem bagi hasil. Sehingga tidak ada lahan milik Pemkot yang tidak dimanfaatkan.
"Jangan sampai PAD Samarinda setiap tahun stagnan terus," kata Samri.
[SDH | ADV]
Related Posts
- Strategi Gubernur Rudy Mas'ud Hindari Wawancara Media Dinilai Bakal Cederai Prinsip Akuntabilitas Publik
- Irit Bicara dan Hindari Wawancara ke Media, TAGUPP: Rakyat Butuh Informasi Langsung dari Gubernur Rudy Mas'ud
- Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BMKG: Dipicu Aktivitas Sesar Palolo dan Tak Berpotensi Tsunami
- Perempuan Terluka akibat Tembakan Senapan Angin, Polisi Tangkap Pelaku di Tenggarong
- LPM Cakrawala Gelar Seminar Dasar Jurnalistik, Bekali Peserta Kemampuan Menulis dan Fotografi









