Kukar

Duh! Sudah 3 Bulan Lebih Relawan Medis Covid-19 di Kukar Tidak Dibayar

Kaltim Today
02 April 2021 23:50
Duh! Sudah 3 Bulan Lebih Relawan Medis Covid-19 di Kukar Tidak Dibayar

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Sejumlah relawan medis Covid-19 di Tenggarong, Kutai Kartanegara mengeluh. Pasalnya sudah 3 bulan hak gaji mereka belum dibayar. 

Relawan medis Covid-19 ini terdiri dari perawat, radiografer, analis kesehatan, hingga dokter yang bertugas di rumah sakit dan tempat isolasi di Tenggarong. 

Seorang relawan medis Covid-19 Kukar yang enggan disebutkan identitasnya kepada awak media mengungkapkan, akibat tidak kunjung dibayarkannya gaji tersebut, mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Relawan sempat terlintas untuk berhenti karena masalah tersebut. Tapi relawan medis Covid-19 di Kukar mengaku tidak tega. Sebab, jika mereka berhenti karena persoalan gaji tersebut, akan membuat pasien Covid-19 tidak tertangani dan sulit sembuh. 

"Kami mau berhenti (karena gaji tidak dibayar), tapi ketika lihat pasien jadi enggak tega, dalam hati harus merawat dan bantu pasien sampai sembuh. Semangat di depan pasien tapi di balik itu kami semua sedih. Hak kami belum diberikan," ucap dia, Jumat (2/4/2021). 

Selama ini, sebut dia, relawan medis Covid-19 yang bertugas di Kukar sudah minta penjelasan terkait gaji yang belum dibayarkan tersebut. Namun, dari pejabat terkait memberikan alasan karena penyusunan rencana kebutuhan belanja (RKB) yang belum final. 

"Sampai kapan? Kami minta ada kejelasan, dan kalau bisa secepatnya gaji kami dibayarkan," tuturnya.

Dirincikannya, tiap relawan berdasarkan kontrak dengan pemerintah dibayar per hari sebesar Rp 200 ribu. Rata-rata relawan bekerja 25 hari setiap bulan. 

Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi masih dilakukan ke Bupati Kukar Edi Damansyah, pejabat Pemkab Kukar, dan instansi-instansi terkait.

 

Persoalan gaji petugas dan relawan medis Covid-19 tertunda hingga berbulan-bulan bukan kali ini saja terjadi. Di Garut, Jawa Barat misalnya, medio Juli 2020, juga mengalami nasib yang sama. Petugas medis juga tidak dibayar hingga lebih dari 3 bulan. 

Pemerintah daerah setempat berdalih, tertundanya gaji petugas dan relawan medis Covid-19 itu karena masalah tata kelola administrasi. 

[TOS]



Berita Lainnya