Daerah
Inflasi Kaltim Desember 2025 Tembus 2,68 Persen, Harga Konsumen Terus Menguat
Kaltimtoday.co - Kalimantan Timur kembali mencatat kenaikan harga konsumen pada akhir 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur, tingkat inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) Kaltim pada Desember 2025 tercatat sebesar 2,68 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada di angka 109,80.
Kepala BPS Kaltim, Yusniar Juliana, menyebutkan bahwa capaian inflasi tersebut masih berada di bawah rata-rata nasional. Meski demikian, laju inflasi tahun 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Yusniar, inflasi Kaltim sepanjang 2025 yang mencapai 2,68 persen menunjukkan percepatan kenaikan harga dibandingkan 2024 yang hanya sebesar 1,47 persen. Kondisi ini mengindikasikan tekanan harga di tingkat konsumen meningkat sepanjang tahun lalu.
Empat daerah di Kalimantan Timur yang masuk dalam cakupan IHK tercatat mengalami inflasi tahunan. Kabupaten Berau mencatat inflasi tertinggi sebesar 2,82 persen, disusul Kota Balikpapan 2,71 persen, Kota Samarinda 2,70 persen, dan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan inflasi terendah sebesar 2,08 persen.
Yusniar menjelaskan, inflasi y-on-y pada Desember 2025 terutama dipicu oleh kenaikan harga di sejumlah kelompok pengeluaran utama. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatat kenaikan tertinggi sebesar 4,72 persen.
Selain itu, kelompok kesehatan mengalami inflasi 1,41 persen, transportasi 1,79 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 1,33 persen, pendidikan 2,80 persen, serta penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 1,68 persen. Kenaikan paling signifikan terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang melonjak hingga 12,55 persen.
Di sisi lain, beberapa kelompok justru mengalami penurunan indeks harga. Kelompok pakaian dan alas kaki turun 1,43 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga terkoreksi 0,04 persen.
Penurunan juga terjadi pada kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,22 persen, serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang turun 0,32 persen.
[RWT]
Related Posts
- Lubang Tambang Kembali Renggut Nyawa Remaja di Samboja, Jatam Kaltim Desak Pengusutan
- Semarak HUT ke-62 Golkar, Turnamen Minisoccer Galanita Jadi Ajang Silaturahmi Warga Bontang
- Aksi Jilid II di Kantor Gubernur, GERAM Tagih 6 Tuntutan dan Layangkan Tuntutan Baru
- Jelang Demo Gubernur Rudy Mas'ud ke Jakarta, Ini Klarifikasi Diskominfo Kaltim
- Menjaga Hutan, Merawat Tradisi: Sejauh Mana Manfaat Karbon Dirasakan Masyarakat Adat Kubar?









