Daerah
Jabatan Strategis Pemkab Kukar Mulai Terisi, 8 Kepala OPD Dilantik
TENGGARONG, Kaltimtoday.co - Penataan struktur pemerintahan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali bergulir. Sebanyak 14 pejabat dilantik untuk mengisi sejumlah posisi strategis, termasuk delapan jabatan pimpinan tinggi pratama yang memimpin organisasi perangkat daerah (OPD), di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (21/8/2026).
Dari total pejabat yang dilantik, delapan orang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, lima pejabat administrator, dan satu pejabat pengawas.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pengisian jabatan tersebut dilakukan melalui proses seleksi dengan pendekatan manajemen talenta—skema yang sudah diterapkan Pemkab Kukar untuk kedua kalinya.
"Ini merupakan bagian dari proses seleksi yang kita menggunakan proses manajemen talenta, di mana ini merupakan kali yang kedua," tutur Aulia.
Sebelumnya, Pemkab Kukar telah mengisi posisi Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Aji Muhammad Parikesit melalui mekanisme serupa.
"Kemarin kita sudah melaksanakan untuk Kepala Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Parikesit. Nah, sekarang ini yang kedua dan akan menyusul pejabat-pejabat yang lainnya," sambungnya.
Menurut Aulia, sejumlah jabatan kepala dinas masih belum terisi. Namun, proses pengisian tetap berjalan bertahap hingga seluruh kebutuhan organisasi pemerintahan terpenuhi.
"Teman-teman banyak yang bertanya kapan diisi pejabat yang kosong. Ini tetap berproses sehingga kita bisa mengisi kelengkapan organisasi ini sesuai dengan proporsinya," kata Aulia.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Delapan pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Ananias sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, M. Aidil sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Muhammad Rifani sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan.
Kemudian Dendy Irwan Fahriza dipercaya memimpin Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Muhammad Reza dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, sedangkan Syahliansyah menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Rendra Abadi dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, sementara Syarifah Vanessa Filna dipercaya menduduki jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Selain sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama, lima pejabat administrator turut dilantik: Burhanuddin sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ratna Yulianti Atma sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Ismail sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Muhammad Syamsu Rizal sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, serta Syahid S. Fathullah sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan pada Disdukcapil Kukar.
Satu pejabat pengawas yang dilantik adalah Ariadi sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kukar.
Diminta Kawal Visi Kukar Idaman Terbaik
Aulia meminta para pejabat baru segera memahami arah pembangunan daerah yang tertuang dalam visi Kukar Idaman Terbaik. Menurutnya, setiap OPD memiliki peran dalam menjalankan 17 program dedikasi unggulan yang telah dibagi sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
"Sebagaimana yang kami sampaikan tadi, teman-teman bisa cepat menyesuaikan diri dengan Kukar Idaman Terbaik yang merupakan visi besar kita. Tujuh belas program dedikasi itu kan sudah kita bagi habis di seluruh organisasi perangkat daerah," pesannya.
Ia menambahkan, pelantikan bukan sekadar mengisi struktur birokrasi. Pejabat yang dipercaya harus memastikan kebijakan dan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Tidak terkecuali delapan perangkat daerah yang kita lantik, sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama yang kita lantik pada hari ini, sehingga Kukar Idaman Terbaik tetap dan selalu bisa dirasakan oleh keluarga masyarakat," tambahnya.
Pengisian 14 jabatan ini menjadi bagian dari penataan organisasi di lingkungan Pemkab Kukar. Proses serupa akan kembali dilakukan untuk sejumlah posisi yang masih kosong.
[TOS]
Related Posts
- Anomali Dataran Tinggi Krayan, Beras Organik, dan Peran Penting Taman Nasional
- BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Program PEKA, Bantu Ahli Waris Pekerja Mandiri Secara Ekonomi
- BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus US$435,4 Miliar, Rasio terhadap PDB Tetap Terjaga
- LMC Tolak Sentralisasi LMK di RUU Hak Cipta, Khawatir Ancam Media Lokal
- Kaltim Siapkan Skenario Lepas dari Ketergantungan Batu Bara, Hilirisasi Jadi Andalan









