Kukar

Kejar Anak Menyebrang Jalan, Kaki Seorang Ibu di Tenggarong Terlindas Dump Truk

Kaltim Today
02 Oktober 2021 19:11
Kejar Anak Menyebrang Jalan, Kaki Seorang Ibu di Tenggarong Terlindas Dump Truk
Rekaman cctv saat kecelakaan terjadi di jalan Pesut, Tenggarong. (Istimewa).

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Kejadian naas menimpa Maimunah. Karena kurang hati-hati saat menyebrang, kaki kanan ibu dua anak ini terlindas truk di Jalan Pesut, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (2/10/2021) sekira pukul 09.10 Wita.

Kanit Laka Satlantas Polres Kukar, IPTU Sunarto mengatakan, saat kejadian korban panik mengetahui anaknya paling kecil mengikutinya menyeberang dari badan jalan sebelah kanan menuju badan jalan sebelah kiri dari arah Gunung Sentul.

Mengetahui itu, secara spontan korban langsung berbalik bedan dan berlari menyongsong anaknya tanpa memperhatikan kiri kanan kondisi jalan. Pada saat itu, arah sebelah kanan korban ada mobil Hino Dump Trucuk warna hijau Nopol KT 8801 CI sedang berjalan, akibat jarak yang terlalu dekat kecelakaan pun tak bisa dihindari.

"Korban tertabrak yang mengakibatkan kaki kanan terlindas ban depan dan belakang sebelah kiri Dump truck," kata Sunarto dalam rilisnya.

Kemudian korban langsung bergegas dibawa ke RSUD Aji Muhammad Parikesit guna penanganan secepatnya.

 

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kaltim Today (@kaltimtoday.co)

Akmal suami korban menuturkan, saat kejadian dia sedang berada di dapur. Ketika istrinya sedang belanja diseberang rumah,  seketika anaknya yang berusia 2,5 tahun ikut menyeberang tanpa sepengetahuan keduanya.

" Tau-tau sudah ada tengah jalan jalur dua, kemungkinan istri panik jadi langsung balik badan menyeberang tanpa melihat kondisi jalan saat itu. Karena ada mobil, dia kaget dan berusaha untuk menghindar namun terpeleset. Mungkin kakinya masuk dibawa mobil dan terlindas," ucap Akmal.

"Saat banyak orang teriak-teriak, saya langsung lari keluar dan melihat istri saya terkapar di jalan. Tadi mengalami patah tulang bagian kaki dan paha sebelah kanan dan betis," tambahnya.

Kondisi saat ini, korban masih dalam keadaan sadar dan menjalani perawatan intensif di RSUD AM Parikesit.

"Saya berharap semoga cepat sembuh dan kondisinya kedepan semakin baik dan segera pulih kembali," harap Akmal.

Sebagai informasi, Akmal sehari-hari berprofesi sebagai pencukur atau potong rambut sedangkan korban berjualan nasi campur.

[SUP | NON]



Berita Lainnya