Daerah
Pedagang Pasar Pagi di Segiri Grosir Samarinda Keluhkan Jumlah Pembeli yang Turun Drastis
Kaltimtoday.co, Samarinda - Sejumlah pedagang Pasar Pagi yang telah direlokasi ke Segiri Grosir Samarinda (SGS) mengeluhkan jumlah pembeli yang turun drastis, sehingga berdampak pada perekonomian mereka.
Melalui pantauan di Segiri Grosir Samarinda (SGS), terlihat beberapa pedagang tengah santai menunggu pembeli. Tak jarang, mereka juga bercengkrama dengan para pedagang lain di sana.
Pedagang case handphone, Ernawati (47) menyampaikan keluh kesahnya setelah beberapa minggu menempati SGS, sambil menunggu proyek revitalisasi Pasar Pagi selesai.
"Bedanya jauh banget, sepi pembeli dan pengunjung. Justru lebih banyak pedagangnya saja," tutur Ernawati pada Jumat (26/01/2024).
Selain itu, ia juga mengeluhkan turunnya pendapatan setiap harinya.
"Kalau di Pasar Pagi jutaan saja dapat, tapi kalau di sini pasti dibawahnya. Kadang tidak ada penglaris," jelasnya.
Meski tidak memungkiri bahwa tempat relokasi tersebut cukup nyaman seperti kebersihan hingga adanya fasilitas AC, namun tarif parkir motor di Segiri Grosir baginya cukup mahal.
"Parkir juga mahal, kalau motor parkir seharian bisa Rp 6 ribu, mobil bisa Rp 20 ribu sehari," imbuhnya.
Ia berpesan kepada Pemkot Samarinda, khususnya Wali Kota Samarinda Andi Harun, agar bisa mencarikan solusi terkait sepinya pembeli di Segiri Grosir Samarinda.
"Tolong dilihat kami di sini, sama teman-teman kami pedagang di Pasar Sungai Dama. Kalau dipindahkan seperti ini, bagaimana solusinya," pungkasnya.
Salah satu pedagang baju Neny juga merasakan hal yang sama. Kepindahannya di Segiri Grosir Samarinda untuk sementara waktu, rupanya sangat berdampak bagi perekonomian mereka saat ini.
"Semoga cepet diselesaikan Pasar Pagi nya, agar kami bisa pindah ke sana lagi," tutupnya.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Polisi Masih Dalami Motif Dugaan Penikaman di Jalan Otto Iskandardinata.
- Persoalan Estetika Bangunan, Dinas PUPR Samarinda Akui Belum Pertimbangkan Kemungkinan Tempias Hujan di Pasar Pagi
- Rumah PNS di Samarinda Dibobol Maling, Berhasil Kuras Tabungan Rp 82 Juta Bermodal Kunci Duplikat
- Dua Tongkang Hantam Kaki Jembatan Mahulu dan Rumah Warga, ABK Diamankan
- Evaluasi Tahunan MPP Samarinda: Grafik Pengunjung Terus Menanjak, Loket Tak Produktif Bakal Diganti









