PT PLN (PERSERO)
PLN UIP KLT Berhasil Energize GI 150 kV Grogot 2, Keandalan Listrik Paser Meningkat
PASER, Kaltimtoday.co - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Timur 1 (UPP KLT 1) sukses melaksanakan energize Gardu Induk (GI) 150 kV Grogot 2 Line Bay arah Sei Durian pada Jumat (14/8/2026).
Pelaksanaan pengujian fasilitas kelistrikan ini dilakukan setelah diterbitkannya Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB). Dokumen tersebut menyatakan bahwa infrastruktur terkait telah memenuhi persyaratan teknis dan layak untuk diberi tegangan selama 24 jam.
Proses manuver energize mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) PLN Unit Pengatur Beban (UP2B) dengan pengawasan dari PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Paser serta PLN UPP KLT 1.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak lintas unit, mulai dari PLN UPP KLT 1, PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif), PLN UP2B, PLN ULTG Paser, hingga mitra kerja KSO PT UBP–Mahameru.
Manager PLN UPP KLT 1, I Made Gita Prawira, menjelaskan bahwa seluruh proses pengujian daya listrik berjalan sesuai prosedur ketat setelah RLB resmi diterbitkan.
“Energize dilaksanakan setelah RLB diterbitkan dan fasilitas dinyatakan laik diberi tegangan selama 24 jam. Proses manuver dilakukan sesuai SOP UP2B dengan pengawasan ULTG Paser dan UPP KLT 1 untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan,” kata I Made.
Pengoperasian GI 150 kV Grogot 2 Line Bay arah Sei Durian menjadi bagian penting dari penguatan jaringan transmisi di Kabupaten Paser. Langkah ini diambil untuk mendukung kebutuhan listrik masyarakat dan kegiatan usaha, sekaligus mengantisipasi pertumbuhan beban listrik seiring perkembangan ekonomi daerah.
Secara terpisah, Senior Manager Operasi Konstruksi 1 PLN UIP KLT, Muhammad Ardiansyah, menegaskan komitmen PLN dalam memperkuat keandalan sistem interkoneksi kelistrikan di Pulau Kalimantan.
“PLN UIP KLT terus menggenjot pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Kalsel, Kaltim, dan Kaltara, termasuk memperkuat gardu induk, membangun jaringan baru, dan mendukung konektivitas sistem interkoneksi antardaerah. Infrastruktur listrik yang andal menjadi fondasi penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan iklim investasi di Pulau Kalimantan,” ujar Ardiansyah.
Penguatan infrastruktur ini juga dirancang untuk memperluas cakupan jaringan interkoneksi antara wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Keandalan pasokan listrik diharapkan dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi masuknya investasi baru di daerah tersebut.
Dengan suksesnya tahapan energize ini, PLN melanjutkan proses menuju kesiapan pengoperasian penuh GI 150 kV Grogot 2 Line Bay arah Sei Durian guna mewujudkan sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
[TOS]
Related Posts
- Jembatan Lembak Akan Ditutup Total, BBPJN Siapkan Jalur Alternatif
- Demokrat Kaltim Perkuat Komunikasi dengan Warga Lewat Kegiatan Kemerdekaan
- PLN UIP KLT Gelar Upacara HUT ke-81 RI Bareng PLN Grup se-Kaltim, Dorong Sinergi Listrik
- AKKBB Kaltim Dampingi Guru Agama Kristen, Persoalan TPG di SDN 011 Tenggarong Seberang Berakhir Mufakat
- Jabatan Strategis Pemkab Kukar Mulai Terisi, 8 Kepala OPD Dilantik









