Advertorial
Pojok Kreasi Rakyat Hadir di MPP Kukar, Suguhkan Kesenian Setiap Rabu
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Pengunjung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kutai Kartanegara kini disuguhi penampilan kesenian dan kebudayaan setiap hari Rabu melalui program Pojok Kreasi Rakyat (Pokir). Inisiatif yang digagas Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar ini hadir sebagai upaya menghidupkan ruang publik dengan sentuhan kreatif pelaku seni lokal.
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda mengatakan, Pokir bertujuan untuk mengisi tampilan di ruang-ruang publik. Rencana awal Pokir tidak hanya dilaksanakan di MPP, melainkan juga menyasar seluruh kecamatan.
Namun karena efisiensi anggaran, untuk sementara hanya difokuskan di pusat kota. Ke depan, pihaknya menargetkan Pokir bisa menjangkau hingga wilayah paling terpencil.
“Sebetulnya pada saat anggaran kami kuat, pasti kami akan munculkan itu di kecamatan-kecamatan yang potensial,” kata Zikri, Senin (9/6/2025).
Selain itu, lanjut Zikri, Pojok Kreasi Rakyat juga bertujuan untuk mengembang tumbuhkan konsep Simpang Odah Etam (SOE) di kecamatan, tidak hanya terlaksana di Tenggarong. Sehingga para pelaku ekraf mendapatkan ruang untuk mengenalkan kepada masyarakat luas.
"Ini tujuannya Pojok Kreasi Rakyat bisa sampai dengan kecamatan-kecamatan yang terjauh sekalipun. Dengan pembiayaan seminimal mungkin, tetapi dampak yang besar,” tambahnya.
Untuk penampilan di MPP, sambung Zikri, memfasilitasi seluruh pelaku seni dari berbagai kecamatan, termasuk dari daerah-daerah jauh. Namun, kendala biaya menjadi hambatan utama, terutama untuk transportasi dan akomodasi.
“Jadi penampilan di MPP masih di lingkup daerah tengah, daerah hulu masih agak jauh,” tandasnya.
[RWT | ADV DISPAR KUKAR]
Related Posts
- Resmi Pensiun Oktober 2028, Google Siapkan PWA Sebagai Pengganti Aplikasi Chrome
- Angkat Tema Raja Menjamu Rakyatnya, Festival Erau Adat Kutai 2026 Digelar September
- KONI Kaltim Minta Nomor Tanding Dirasionalkan, Pinjam Pakai Alat Jadi Solusi Hemat Anggaran
- Terdakwa Ungkap Fakta Baru dalam Persidangan Penusukan, Mulai dari Kontak Fisik Saksi hingga Pembiaran Membawa Sajam
- MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Gratis Wajib Dipisah dari Dana Pendidikan









