Kaltim
Proyek RSUD Taman Husada Bontang Kembali Dilanjutkan, Senin Tandatangan Kontrak

Kaltimtoday.co, Bontang - Klinik rawat jalan yang dibangun di lahan parkir RSUD Taman Husada Bontang akan segera dilanjutkan pembangunannya. Pemenang lelang sudah didapat, yakni PT Gemilang. Rencananya, teken kontrak kerja akan dilaksanakan Senin (8/7/2019) mendatang.
Kabag TU RSUD Taman Husada Bontang Eko Mashudi mengatakan, saat ini masih pada tahapan pengajuan jaminan pelaksanaan oleh kontraktor pemenang.
"Kami juga sudah melakukan rapat persiapan pra kontrak dan penyampaian metode pelaksanaan oleh kontraktor yang dihadiri konsultan pengawas, tim teknis, PPHP, K3 RSUD, PPK, Ketua TP4D Bontang, dan kontraktor pelaksana bersama timnya," jelas Eko.
Pihak RSUD, lanjut Eko, masih menunggu Direktur PT Gemilang selaku kontraktor pemenang lelang untuk tanda tangan kontrak pada Senin (8/7/1/2019).
Bangunan tersebut, dijelaskan Eko, akan dibangun sebanyak 5 lantai. Pertengahan 2018, pembangunan klinik rawat jalan sudah berjalan hingga struktur lantai 2. Pada 2019 ini, akan dilanjutkan bangunan struktur lantai 3, 4 dan 5. Dengan pagu dana senilai Rp 12,5 miliar, yang kemudian ditawar oleh pihak kontraktor menjadi Rp 11,2 miliar.
Eko berharap, usai penandatanganan kontrak, pihak kontraktor langsung memulai pekerjaannya agar bisa selesai sebelum kontrak berakhir.
"Kontrak berakhir pada 22 Desember 2019, namun kami berharap pekerjaan bisa selesai dalam waktu 5 bulan, sehingga akhir November proyek pembangunan klinik berjalan sudah selesai," tutupnya.
[RI | TOS | ADV]
Related Posts
- Dari Transparansi Data dan Fakta hingga Gaya Komunikasi, Winardi Beberkan Blunder PT EUP di Kasus Dugaan Pencemaran Laut
- Penuhi Kebutuhan Warga dan Urai Antrean BBM, Pertamina Berencana Tambah Dua SPBU Baru di Bontang
- PT EUP Bantah Dugaan Limbah Jadi Penyebab Ribuan Ikan Mati di Bontang, Sebut Faktor Arus hingga Sabotase
- Tingkatkan Investasi Bontang, Kemudahan Perizinan Hingga Inovasi Promosi Jadi Kunci
- DPMPTSP Bontang Kaji Pembangunan Pelabuhan Logistik untuk Tingkatkan Investasi Maritim