Daerah
PT KMBS Siapkan Wajah Baru Mal Lembuswana, Dari Peremajaan hingga Penjajakan Brand Ternama
Kaltimtoday.co, Samarinda - Mal Lembuswana Samarinda memasuki babak baru setelah pengelolaannya resmi beralih ke PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KMBS). Perusda milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) itu menyiapkan sejumlah langkah untuk menghidupkan kembali pusat perbelanjaan yang telah berusia sekitar 30 tahun tersebut, mulai dari peremajaan fasilitas hingga menghadirkan tenant dan konsep baru.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni mengatakan, perubahan pengelolaan Mal Lembuswana akan dibarengi dengan peremajaan dan perubahan konsep. Langkah tersebut dinilai penting mengingat usia bangunan yang sudah cukup tua dan perkembangan kebutuhan masyarakat.
Tak hanya fokus pada pembenahan fisik, Pemprov Kaltim juga menyiapkan bentuk apresiasi bagi tenant yang telah bertahan dan berkontribusi selama puluhan tahun di Mal Lembuswana.
Sri menyebut, apresiasi tersebut dapat diberikan melalui skema insentif, termasuk keringanan maupun pengurangan biaya sewa bagi tenant lama.
“Untuk tenant-tenant yang memang sudah lama, sebagai bentuk apresiasi layak untuk diberikan insentif, bisa juga nanti soal keringanan biaya sewa,” sebut Sri, Jumat (7/8/2026).
Di sisi lain, Direktur Utama PT KMBS Aji M. Abidharta W. Hakim mengatakan, pihaknya mulai menyusun program kerja untuk membawa Mal Lembuswana memasuki konsep pengelolaan yang baru. Salah satu langkah awal yang dilakukan yakni menjaring aspirasi serta mengevaluasi kondisi tenant yang saat ini masih beroperasi.
KMBS juga mulai melakukan penjajakan terhadap tenant maupun brand baru yang berpotensi bergabung. Sejumlah ide pengembangan turut muncul, salah satunya penyediaan lapangan padel indoor hingga bioskop.
Namun, Abi menegaskan seluruh gagasan tersebut masih dalam tahap kajian. Setiap rencana pengembangan akan dipertimbangkan berdasarkan perhitungan bisnis, kebutuhan pasar, dan potensi pengunjung.
“Semua ide-ide itu kan pasti bagus ya. Tapi yang pasti, kita dasarkan tetap pada perhitungan, kajian, dan sebagainya. Saya pikir pasti semua lewat kajian, dan kajian yang terbaiklah yang kita kedepankan,” kata Abi, Jumat (7/8/2026).
Komunikasi dengan tenant lama juga mulai dilakukan. Abi menyebut respons awal dari sejumlah tenant cukup positif terhadap rencana pengembangan Mal Lembuswana.
Namun, kepastian masa kerja sama menjadi salah satu hal yang perlu dibahas lebih lanjut. Sebab, tenant membutuhkan kepastian waktu untuk melakukan investasi maupun renovasi gerai.
“Memang bagaimana meyakinkan ke mereka bahwa lima tahun dan setahun bisa diperpanjang itu masuklah di hitungan mereka. Masukan dari mereka akan coba kita akomodir,” tegasnya.
Selain mempertahankan tenant lama, KMBS juga membuka peluang bagi brand baru untuk mengisi Mal Lembuswana. Penjajakan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya memperkaya pilihan dan menarik kembali masyarakat untuk berkunjung.
Sementara dari sisi fasilitas, KMBS akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah bagian gedung yang membutuhkan pembenahan. Di antaranya eskalator, pendingin ruangan atau AC, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
"Pembenahan fisik akan berjalan beriringan dengan evaluasi tenant dan penjajakan konsep baru untuk Mal Lembuswana," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- BIG Mall Samarinda Gelar BIG Funwalk 2026, Hadirkan Ecky Indonesian Idol dan Hadiah Motor
- Hindia Dipastikan Tampil di Samarinda, Musik Kita Fest Siap Obati Rindu Penggemar
- RUKKI Desak Pemerintah dan Polisi Tindak Streamer Bigmo Soal Promosi Vape Libatkan Anak
- Otorita IKN Sediakan Hunian Pekerja Konstruksi yang Aman dan Responsif Gender
- Resmi Dibentuk, Koalisi Keberlanjutan Media Siapkan Enam Peta Jalan Industri Pers









