Nasional

Seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK Capai Ratusan Pendaftar

Diah Putri — Kaltim Today 16 Juli 2024 09:23
Seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK Capai Ratusan Pendaftar
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. (Berita Satu)

Kaltimtoday.co - Pendaftaran seleksi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK telah berakhir pada Senin (15/7/2024) pukul 15.45 WIB. Jumlah pendaftar yang diperoleh sejak pendaftaran dibuka pada Rabu (26/6/2024) tercatat ada raturan orang yang akan mengikuti seleksi tersebut. 

Jumlah Pendaftar

Dilansir Berita Satu, Yusuf Ateh selaku Ketua Pansel Capim dan Dewas KPK menyebutkan  jumlah pendaftar mencapai ratusan dengan rincian sebagai berikut:

  • Registrasi: 830 orang
  • Calon pimpinan: 253 orang
  • Dewan pengawas: 171 orang 

Wakil Ketua KPK Turut Daftar 

Nurul Ghufron selaku Wakil Ketua KPK resmi mendaftar sebagai calon pimpinan (capim) KPK periode 2024-2029. Ia menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen untuk terus memberantas korupsi.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya turut serta mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK periode 2024-2029. Ini adalah bagian dari komitmen saya untuk terus memberantas korupsi," kata Ghufron pada Senin (15/7/2024), dikutip Berita Satu.

Ajak Calon Terbaik Bangsa Daftar Capim KPK

Sebagai pimpinan KPK saat ini, Ghufron mendorong insan terbaik bangsa Indonesia untuk turut serta mendaftarkan diri sebagai capim KPK. Ia yakin semakin banyak peserta maka semakin banyak pilihan, sehingga akan terpilih sosok-sosok terbaik yang akan memimpin KPK di masa mendatang.

Dirinya mengajak semua internal dan eksternal KPK, mulai dari penegak hukum, akademisi, CSO, NGO, hingga masyarakat yang memenuhi persyaratan dan mampu untuk ikut bekontribusi menjadi bagian di seleksi calon pimpinan KPK periode 2024-2029.

Ghufron menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup dilakukan melalui perkataan saja. Dia menegaskan pentingnya perbuatan nyata dalam upaya pemberantasan korupsi.

"Tak cukup memberantas korupsi dengan berkata-kata baik, dengan tulisan-tulisan baik. Seribu tulisan baik, seribu kata-kata baik masih kalah dengan satu perbuatan baik dalam pemberantasan korupsi," tukasnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. 



Berita Lainnya