Daerah

Tak Putus Asa, BPBD Ajukan Usulan Tambahan Personel, Minta 190 Tambahan Petugas di 2025

Kaltim Today
27 Februari 2025 15:21
Tak Putus Asa, BPBD Ajukan Usulan Tambahan Personel, Minta 190 Tambahan Petugas di 2025
Kalaksa BPBD Berau, Masyahdi Muhdi. (Miko/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Berau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau kembali mengusulkan tambahan 170 personel pemadam kebakaran (Damkar) dan 20 analis kebakaran di tahun 2025. Usulan itu dilakukan untuk mengatasi kekurangan tenaga yang ada di setiap kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyahdi Muhdi menjelaskan setiap tahun pihaknya selalu mengajukan usulan penambahan petugas Damkar. Namun, pengadaan petugas dari usulan yang diajukan setiap tahun itu, masih jauh dari jumlah ideal yang dibutuhkan di lapangan.

Pada 2024 lalu misalnya, diakui Masyhadi, pihaknya mengusulkan pengadaan personel sebanyak 210 orang. Jumlah itu baginya merupakan jumlah ideal atau sesuai dengan perhitungan tingkat kebutuhan. Namun, faktanya berbeda dari yang diharapkan.

"Personel Damkar kita yang ada sekarang baru 40 orang. Dari jumlah itu, 22 orang kita tempatkan di 13 posko, sisanya di kantor pusat," ungkapnya.

Dia menyampaikan, saat ini terdapat 13 posko yang masih membutuhkan tenaga. Jumlah ideal yang dibutuhkan untuk setiap posko lebih kurang mencapai 6 orang. Oleh sebab itu, 170 personel yang dibutuhkan itu diharapkan bisa direalisasikan sesegera mungkin.

"Harapannya ada pembukaan CPNS untuk formasi Damkar di kecamatan-kecamatan," jelasnya.

Seperti petugas Damkar, tambah Masyhadi, setiap tahun pihaknya juga selalu mengajukan penambahan petugas analis kebakaran, baik yang berstatus Analis Kebakaran Ahli Muda maupun Analis Kebakaran Ahli Pertama.

"Yang ahli muda masih dibutuhkan lagi 15 orang karena yang ada sekarang baru 1 orang. Padahal kita butuhkan 16 orang. Lalu ahli pertama dibutuhkan lagi 5 orang. Yang baru ada sekarang 1 orang," bebernya.

Sebelumnya, Masyahdi menyebut untuk mengatasi kekurangan petugas Damkar di kecamatan selama ini, pihaknya juga melibatkan relawan Damkar di setiap kecamatan. Hal itu mesti dilakukan sebagai salah satu solusi di samping usulan lewat seleksi CPNS.

"Kemendagri menyebutkan Berau harus memiliki 210 personel Damkar. Namun, jumlah tenaga pemadam saat ini bahkan belum mencapai sepertiganya," tandasnya.

[MGN]



Berita Lainnya