Balikpapan
Taufik Tekankan Pemulihan PAD Balikpapan
Kaltimtoday.co, Balikpapan - Pada pembahasan KUA PPAS 2023, Komisi II DPRD Balikpapan tampaknya fokus terhadap perbaikan sektor ekonomi di Balikpapan, terutama dalam memulihkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Balikpapan.
“Salah satu yang kita tekankan itu adalah pajak, yang harus dilakukan oleh DPPRD (Dinas Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah) atau Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), itu sudah berjalan,” kata Taufik Qul Rahman, anggota Komisi II DPRD Balikpapan.
Kedua, tambah Taufik, demikian dia biasa disapa, melalui sektor perdagangan, yang mana ada di UMKM. Pihaknya menyebut, dari hasil kunjungan lapangan yang dilakukan Komisi II DPRD Balikpapan, pos-pos PAD tersebut yang menjadi prioritas Komisi II DPRD Balikpapan.
“Contoh, UMKM, pariwisata dan yang terkecil adalah DP3 yaitu Perikanan dan Pertanian. Itu yang menjadi prioritas,” jelas politisi PKB ini.
Selanjutnya, Komisi II DPRD Balikpapan juga bagaimana mengontrol sejumlah pengusaha, seperti pengusaha perhotelan, restoran dan lainnya. Sebab tekanan-tekanan dari pemerintah daerah, Balikpapan harus bisa menaikan tingkatan PAD yang cukup tinggi.
“Kalau serapan anggarannya tinggi, kita harus percaya kepada OPD sehingga tidak terlalu banyak SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran). Kalau itu banyak SILPA, berarti penyerapan anggarannya kurang,” pungkas Taufik.
[DIL | RWT | ADV DPRD BALIKPAPAN]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Samri Dorong Penyederhanaan Izin Reklame di Samarinda untuk Cegah Kebocoran PAD
- Gandeng AMSI Kaltim, DPRD Balikpapan Matangkan Persiapan Diskusi Publik "Refleksi Dua Tahun Masa Bakti"
- Bahas Lima Raperda, DPRD Kukar Bidik Tambahan PAD dari Aset Daerah pada 2027
- Target PAD Samarinda 2026 Dirasionalkan, DPRD Soroti Target Awal yang Terlalu Tinggi
- Parkir Berlangganan Belum Maksimal, Target PAD Samarinda Alami Penyesuaian









