Advertorial

Terbanyak se-Kaltim, DBD di Balikpapan Mencapai 487 Kasus

Yasmin Medina Anggia Putri — Kaltim Today 30 Mei 2023 18:47
Terbanyak se-Kaltim, DBD di Balikpapan Mencapai 487 Kasus
Kepala Dinkes Kaltim, dr Jaya Mualimin, SpKJ. (Dok Diskominfo Kaltim)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Tercatat 1.767 kasus demam berdarah (DBD) di Kaltim per 26 Mei 2023. Dari sejumlah daerah, kasus DBD terbanyak ditemukan di Balikpapan, ada 487 kasus dan 1 orang meninggal dunia. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, dr Jaya Mualimin, SpKJ mengungkapkan, dari 1.767 kasus itu, sebanyak 8 orang dinyatakan meninggal dunia. Setelah Balikpapan, ada Samarinda dengan 288 kasus DBD dan 2 orang meninggal dunia. 

Posisi berikutnya ada Kukar dengan 241 kasus, Paser 107 kasus, Mahulu 98 kasus, dan Berau 82 kasus, masing-masing daerah tersebut ada 1 orang meninggal dunia. 

Kemudian, Bontang 132 kasus, Kutim 184 kasus, Kubar 101 kasus, dan PPU dengan 47 kasus. Keempat daerah tersebut tidak ada yang terkonfirmasi meninggal dunia akibat DBD.

"DBD sampai Mei ada 8 orang meninggal dunia, dibanding April lalu tahun 2022 ada 16 orang memang menurun. Tetapi kasus meningkat dibanding tahun lalu, untuk positif demam berdarahnya," ungkap Jaya. 

Jaya mengungkapkan, incident rate (IR) DBD pada 2022-2023 mencapai 44,4 persen di Kaltim. Sementara itu, target nasional yakni kurang dari 10 banding 100 ribu penduduk. 

Sedangkan untuk Case Fatality Rate (CFR) di Kaltim mencapai 0,48 persen, lebih rendah dari target nasional yakni 1 persen kasus kematian akibat DBD.

"Infografis itu memang tampak merah, yang terinfeksi dengan rasio per 100 ribu penduduk, itu di atas 10, kita sekitar 50-an," sambungnya. 

Dia mengakui, kasus DBD kali ini bisa lebih ditekan sebab sudah diketahui permasalahannya seperti apa. Menekan angka kasus DBD, Dinkes Kaltim mengimbau masyarakat periksa jentik berkala dan lakukan 3M, yakni menguras dan menyikat tempat penampungan air seminggu sekali. 

"Kemudian, bisa juga menutup tempat penampungan air dengan rapat dan mendaur ulang atau memanfaatkan barang bekas yang bernilai guna," tandasnya.

[RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya