Kukar

UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kukar Dampingi Korban Kasus Pelecehan di Loa Kulu

Supri Yadha — Kaltim Today 08 Maret 2023 19:52
UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kukar Dampingi Korban Kasus Pelecehan di Loa Kulu
Konselor Psikologi UPT PPA DP3A Kukar, Djuriana. (Foto: (Supri/Kaltimtoday.co))

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Proses pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap pencabulan anak laki-laki di bawah umur didampingi Unit Pelaksana Teknis Pelindung Perempuan dan Anak (UPT PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara. 

Pendampingan dilakukan sejak korban melaporkan di Polsek Loa Kulu, hingga permasalahan selesai. Termasuk mendampingi secara psikologis. 

Konselor Psikologi UPT PPA Kukar, Djuriana menggungkapkan, secara umum kondisi korban masih biasa saja walaupun ada beberapa anak-anak yang trauma. Namun itu hanya melihat dari luarnya saja.

Nanti bakal ada petugas psikologi yang melakukan asesmen untuk mengetahui sejauh mana trauma yang dialami para korban.

"Yang kami dampingi, ada beberapa anak yang traumanya lumayan tinggi karena diperlakukan tidak menyenangkan oleh pelaku," kata Djuriana, Rabu (8/2/2023).

Setelah semua proses BAP selesai, akan dilanjutkan ke rumah korban untuk asesmen psikologis. Kemudian assemen psikiatri.

Dalam beberapa kasus serupa, orang yang sewaktu kecil pernah mengalami pelecehan seksual akan mengulangi hal yang sama kepada orang lain dalam jangka beberapa tahun ke depan.

"Beberapa kali kejadian seperti ini, diagnosanya anak itu cenderung mengulangi atau melakukan lagi ke orang lain setelah dewasa. Contohnya pelaku, yang dulu pernah mengalami kasus serupa," sambungnya.

Dari peristiwa ini, sebagai pengingat pentingnya akan pendidikan dan pemahaman seks sejak usia dini.

UPT PPA Kukar bakal mengelar sosialisasi ke sekolah-sekolah agar mereka mengetahui dan dapat mencegah serta melawan. Sebab, pelecehan seksual bukan hanya dilakukan secara sengaja namun juga tidak disengaja.

"Misalkan dia disenggol, diraba secara tidak sengaja, maka harus melawan. Karena dampaknya luar biasa, dan itu sering kali terjadi," tutupnya. 

[SUP | RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya