Daerah

Atlet Peraih Emas Tidak Boleh Berbangga, NPCI Kaltim Tegaskan Bakal Ada Seleksi ke Peparnas 2024

Arif — Kaltim Today 18 November 2023 18:00
Atlet Peraih Emas Tidak Boleh Berbangga, NPCI Kaltim Tegaskan Bakal Ada Seleksi ke Peparnas 2024
Ketua NPCI Kaltim, Suharyanto. (Arif/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Balikpapan - Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) IV Kaltim 2023 sudah memasuki hari ketiga. Hasil sementara, kontingen Balikpapan masih menjadi pemuncak perolehan medali dengan 82 emas, 56 perak, dan 26 perunggu. 

Di peringkat kedua ada Kutai Kartanegara dengan 31 emas, 38 perak, dan  24 perunggu. Disusul Samarinda posisi tiga dengan 25 emas, 27 perak, dan 21 perunggu. 

Ketua National Paralympic Comitee Indonesia (NPCI) Kaltim, Suharyanto menjelaskan, pada Peparprov IV Kaltim kali ini, antusiasme atlet sangat tinggi. Lantaran pada 2018-2020 Kaltim tak menggelar Peparprov karena keterbatasan anggaran.

Sehingga dia cukup optimis pada Peparnas tahun depan Kaltim bisa memperbaiki posisi di perolehan medali. 

"Jadi pas di Peparnas Papua kemarin, kami 15 besar saja. Tanpa ada persiapan apapun. Tahun depan kami optimis bisa berbicara banyak di Sumut," katanya.

Hanya saja, Suharyanto mengingatkan kepada peraih emas tidak otomatis lolos ke Peparnas 2024 Sumatera Utara. Masa persiapan sekitar setahun masih cukup untuk para atlet disabilitas menatap Peparnas. 

"Karena kita akan ada seleksi lagi. Kita akan TC lagi selama enam bulan sebelum pelaksanaan Peparnas," kata Suharyanto, Sabtu (18/11).

Perlu diketahui Peparprov Kaltim IV ini diikuti sembilan kontingen, antara lain tuan rumah Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Penajam Paser Utara, Paser, dan Berau.

Total 582 emas diperebutkaan 486 atlet dengan mempertandingkan 13 cabang olahraga.

[RWT]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya