Daerah

Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Samarinda Ulu, Polisi Lakukan Penyelidikan

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 01 Januari 2026 17:05
Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Samarinda Ulu, Polisi Lakukan Penyelidikan
Ilustrasi diduga bunuh diri menggunakan senapan. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Seorang pria dilaporkan meninggal dunia dengan luka tembak di wilayah Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Peristiwa tersebut diduga merupakan aksi bunuh diri dan kini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Kapolsek Samarinda Ulu AKP Wawan Gunawan mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya seorang laki-laki yang diduga meninggal dunia akibat bunuh diri pada Rabu (31/12/2025) sekira pukul 22.30 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Samarinda Ulu bersama tim Patroli Samapta Polresta Samarinda langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju tempat kejadian perkara. Korban sudah dibawa oleh pihak keluarga ke Rumah Sakit SMC,” ujar AKP Wawan.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan bahwa korban mengalami luka tembak di bagian kepala. Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan senapan angin laras panjang yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

“Di TKP kami menemukan satu pucuk senapan angin laras panjang. Saat ini masih kami dalami keterkaitannya dengan kejadian,” jelasnya.

AKP Wawan menambahkan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit SMC untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Informasi dari kakak korban yang membawa ke rumah sakit menyebutkan korban sudah meninggal saat tiba di SMC,” ungkapnya.

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa sejumlah saksi yang pertama kali membuka kamar korban hingga proses evakuasi ke rumah sakit, guna memastikan secara pasti kronologi kejadian.

“Penyelidikan masih berjalan. Kami memeriksa saksi-saksi untuk memastikan penyebab dan rangkaian peristiwa yang terjadi,” pungkas AKP Wawan.

[RWT]



Berita Lainnya