INFOGRAFIS
Bahaya Stigma di Tengah Corona
Angka kasus Covid-19 di Kaltim terus bertambah. Hal ini memang harus diakui membuat masyarakat takut dan cemas. Sehingga memunculkan stigmatisasi di masyarakat.
Padahal stigmatisasi ini juga tak kalah berbahaya. Bahkan Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, "STIGMA LEBIH BERBAHAYA DARI VIRUS ITU SENDIRI. STIGMA ADALAH MUSUH YANG PALING BERBAHAYA".
Akibat merebaknya stigmatisasi di masyarakat, mereka yang memiliki gejala Covid-19 jadi enggan melapor. Mereka memilih berdiam diri. Bersembunyi. Mereka takut DIKUCILKAN masyarakat. Hal ini justru akan memperparah wabah Covid-19 karena mereka tidak diisolasi.
Mulai sekarang #SetopStigmaCorona! Jangan adalagi penolakan jenazah, persekusi, dan lainnya. Berikan dukungan moril untuk pasien Covid-19. Mereka yang tertular virus ini bukan aib.
Di tengah wabah ini, penting untuk memupuk rasa kemanusiaan, pemahaman yang baik, dan solidaritas antar warga. Bersama kita putus rantai pandemi.
Related Posts
- Ebola Kembali Mengganas, WHO Tetapkan Status Darurat Kesehatan Global 2026
- Doctor on ship who helped care for passengers with hantavirus leaves medical isolation unit
- Waspada Wabah Global: 7 Fakta Penting Hantavirus yang Perlu Anda Ketahui
- Dokter Jantung: Bahaya Vape Setara dengan Rokok Konvensional
- Waspada! 5 Penyakit Berbahaya yang Ditularkan Tikus Selain Hantavirus



