HeadlineSamarinda

Cegah Masalah Berkepanjangan, Isran Noor Tegas Minta SMA 10 Pindah dari Kampus A

Kaltimtoday.co, Samarinda – Polemik antara SMA 10 Samarinda dan Yayasan Melati masih terus bergulir. Pihak yayasan kerap meminta SMA 10 untuk angkat kaki dari Kampus A, Jalan H.A.M Rifaddin dan pindah ke gedung di Kampus B, Jalan Perjuangan. Hal itu dilatarbelakangi dengan disposisi Gubernur Kaltim, Isran Noor yang meminta SMA 10 segera dipindah walaupun fasilitas belum lengkap.

Diketahui bahwa fasilitas di Kampus B masih terbatas. Mulai jumlah ruang kelas yang masih kurang, asrama yang tak bisa ditempati semua siswa, tak ada lapangan parkir dan upacara, sampai fasilitas air bersih. Selama ini, SMA 10 mengaku masih menggunakan air sumur.

Baca juga:  Bantah Faktor Bani Mas'ud, Golkar Sebut PAW Makmur HAPK Demi Kontestasi Politik 2024

Isran Noor dianggap mempunyai peran penting dalam polemik ini. Awak media pun akhirnya meminta penjelasan darinya. Disebutkan Isran, masalah di SMA 10 itu bukanlah hal baru. Melainkan sudah terjadi sejak lama.

“Harus segera dipindahkan, enggak bisa kelamaan di situ (Kampus A). Sekolahnya dipindah,” ungkap Isran saat ditemui di DPRD Kaltim pada Senin (21/6/2021).

Ditanya mengenai aset yang ada di Jalan H.A.M Rifaddin itu, yakni tanah dan bangunan, Isran menegaskan bakal membahasnya dan sementara ini masih dipelajari. Sebab aset milik Pemprov tercatat berupa tanah. Sedangkan aset bangunan, diklaim yayasan merupakan miliknya.

Baca juga:  Pendaftaran Beasiswa Kaltim Tuntas Segera Dibuka, Berikut Jadwalnya

“Setelah selesai (pemindahan), baru kita bahas lagi soal aset itu. Sementara masih dipelajari. Kan saya bilang pindah untuk menghindarkan yang bermasalah berkepanjangan. Pindah,” lanjutnya lagi.

Isran juga menyebut bahwa ini akan menjadi keputusan gubernur. Dirinya juga telah mempelajari kronologis permasalahan itu sejak lama.

[YMD | RWT]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close