Daerah
Disdikbud Kaltim Buka 70 Kelas Bilingual, Dorong Peningkatan Bahasa Inggris dan Deep Learning
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berencana membuka 70 kelas bilingual, demi peningkatan penguasaan bahasa siswa di sekolah.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Plt. Kepala Disdikbud Kaltim Armin pada Sabtu (06/09/2025).
"Tahun ini kita buka 70 sekolah yang akan menerapkan pembelajaran dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris," ujarnya.
Armin menjelaskan, program ini merupakan pengembangan dari proyek percontohan yang tahun lalu sudah dilaksanakan di SMK Negeri 2 Balikpapan dan SMA Negeri 14 Samarinda.
"Keberhasilan di dua sekolah tersebut, yang sengaja dipilih bukan dari kategori sekolah unggulan, membuktikan bahwa program kelas bilingual dapat diterapkan secara luas," bebernya.
Menurutnya, penambahan jumlah sekolah secara masif ini bertujuan untuk mengakselerasi kemampuan siswa agar mampu bersaing di tingkat global dan mempersiapkan mereka untuk melanjutkan studi ke luar negeri.
Kemudian, pihaknya juga mendorong pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam di ruang kelas. Armin menekankan, metode ini mengubah paradigma belajar yang selama ini cenderung normatif dan terpaku pada buku teks.
"Pembelajaran mendalam ini adalah pendekatan agar anak-anak lebih kuat dan dalam memahami sesuatu. Caranya, anak harus aktif, harus kuat menulis, membaca, dan berani tampil," ujarnya.
Ia menambahkan, kunci keberhasilan metode ini terletak pada kreativitas guru dalam merancang skenario pembelajaran yang variatif dan melibatkan panca indra.
"Guru didorong untuk menggunakan berbagai media belajar, seperti film, berita dari koran, hingga koding, tidak hanya terpaku pada buku," tegasnya.
[RWT]
Related Posts
- Meriah, 3.000 Peserta Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-64 Universitas Mulawarman
- Tiga Perkara Disorot JAMPER, Kejati Kaltim Ungkap Perkembangan Penanganannya
- Kabut Asap Karhutla Picu 113.336 Kasus ISPA di 7 Provinsi, Balita Ikut Terdampak
- BIFF 2026 Tak Sekadar Panggung Fashion, Dekranasda Bidik UMKM Kaltim Tembus Pasar Global
- BI Kaltim Dorong Digital Farming, Hasil Panen Padi Melonjak Jadi 6,95 Ton per Hektare









